faktakalbar

Purbaya Akui Perombakan Ratusan Pejabat Ada Kaitannya dengan Pergantian Menkeu

Faktakalbar.id - Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sebagian perombakan ratusan pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memiliki keterkaitan dengan keputusan Presiden Prabowo Subianto menggantikannya sebagai Menteri Keuangan.

Penulis: Natash Thursday, 17 September 2026 📖 3 menit
Purbaya Akui Perombakan Ratusan Pejabat Ada Kaitannya dengan Pergantian Menkeu
Eks Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Dok. Kemenkeu)

Faktakalbar.id - Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sebagian perombakan ratusan pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memiliki keterkaitan dengan keputusan Presiden Prabowo Subianto menggantikannya sebagai Menteri Keuangan.

Purbaya menyampaikan pernyataan tersebut setelah menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara dalam acara serah terima jabatan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

"Sebagian ada," ujar Purbaya singkat.

Pernyataan itu muncul setelah sebelumnya Purbaya melakukan perombakan terhadap ratusan pejabat di lingkungan Kemenkeu, termasuk sekitar 350 pejabat pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Ketika ditanya mengenai bagian lain yang berkaitan dengan pergantian dirinya, Purbaya menyebut keputusan tersebut tetap menjadi kewenangan Presiden.

"Sebagian lainnya apa? Itu kan hak prerogatif Presiden, kita ikutin saja," tuturnya.

Namun, penjelasan tersebut berbeda dengan keterangan Istana yang menyebut pergantian Purbaya tidak berkaitan dengan perombakan pejabat di Kemenkeu.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto mengatakan pergantian menteri merupakan kewenangan Presiden dan dapat dilakukan sebagai bagian dari perubahan susunan pemerintahan.

"Oh itu pengakuan Pak Purbaya ya? Tapi sebetulnya enggak. Tidak ada yang istimewa. Kan itu juga prerogatif Presiden," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Bambang mengatakan menteri dan wakil menteri harus siap menghadapi perubahan jabatan berdasarkan keputusan Presiden.

"Menteri, wakil menteri siap diganti. Namanya reshuffle kan bisa saja kapan dicopot, kemudian ada yang diangkat yang baru," katanya.

Mengenai kemungkinan adanya persoalan internal di Kemenkeu, Bambang mengaku tidak mengetahui secara rinci mengenai kondisi tersebut.

"Saya kalau internalnya kita tidak tahu kalau internal seperti apa. Cuman dari perspektif kita, dari Istana, sebetulnya pergantian itu adalah sesuatu yang lumrah saja sebetulnya. Bisa kapan saja," ucapnya.

Bambang juga membantah bahwa penunjukan Suahasil sebagai pengganti Purbaya didasarkan pada perbandingan dengan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Enggak, nggak ada itu penilaian. Kita enggak ada penilaian seperti siapa. Pak Suahasil dia punya karakter sendiri,” katanya.

Purbaya sebelumnya menyatakan perombakan pejabat Kemenkeu merupakan bagian dari reorientasi organisasi yang dilakukan secara rutin.

Pelantikan ratusan pejabat tersebut dilakukan pada 10 September 2026, beberapa hari sebelum Purbaya digantikan Suahasil.

Purbaya sendiri mengatakan tidak mengetahui alasan pasti Presiden memutuskan menggantinya sebagai Menteri Keuangan.

Ia juga membantah adanya gesekan internal di Kemenkeu yang menjadi penyebab pergantian tersebut.

"Enggak, enggak ada. Gesekan sih enggak ada. Yang jelas ya itu hak prerogatif Presiden yang beliau sudah memutuskan. Sudah," tegas Purbaya.

Purbaya memastikan kebijakan yang dijalankannya selama menjabat Menteri Keuangan tetap mengikuti garis kebijakan pemerintah.

"Ada kan kebijakan kita yang ikutin semua kebijakan Presiden. Dan aman lah itu," tegas Purbaya.

Ia mengaku sempat berdiskusi langsung dengan Presiden Prabowo sebelum pergantian diumumkan, tetapi pembicaraan tersebut tidak membahas posisinya sebagai Menteri Keuangan.

"Ada diskusi, tapi masalah lain yang didiskusikan," tutur Purbaya.

Purbaya baru menerima kepastian mengenai pergantian dirinya pada Senin (14/9/2026) setelah sebelumnya memperkirakan peluang bertahan atau diganti berada di kisaran 50 banding 50.

"Ya, kita sudah hitung-hitung kira-kira 50-50 lah. Tapi baru dikasih tahunya waktu itu," kata dia.

Pemberitahuan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi ketika Purbaya berada di toilet Gedung DPR.

"Yang telepon itu Pak Prasetyo," kata Purbaya.

Presiden Prabowo kemudian melantik Suahasil sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026.

Sehari setelah pelantikan, Purbaya secara resmi menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil dalam acara serah terima jabatan di Kantor Kemenkeu.

Pergantian tersebut mengakhiri masa sekitar satu tahun Purbaya sebagai Menteri Keuangan, sementara alasan pasti keputusan Presiden masih menjadi bagian dari pernyataan berbeda antara pihak terkait.

Purbaya mengatakan dirinya memilih menerima keputusan tersebut sebagai hak prerogatif Presiden dan tidak ingin memperpanjang polemik mengenai pergantiannya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK