faktakalbar

Proliga 2024: Anggaran Besar, Ketua PBVSI Kalbar Enggan Berkomentar Soal Manfaat Bagi Atlet Kalbar

Penulis: Redaksi Tuesday, 16 July 2024 📖 1 menit
Proliga 2024: Anggaran Besar, Ketua PBVSI Kalbar Enggan Berkomentar Soal Manfaat Bagi Atlet Kalbar

PONTIANAK-  Turnamen bola voli profesional, Proliga, yang berlangsung di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dari tanggal 20 hingga 24 Juni 2024, telah menyedot perhatian besar dari publik. Diselenggarakan di GOR Terpadu di Jalan MT Haryono, event ini menghabiskan anggaran besar dengan harapan meningkatkan perkembangan olahraga bola voli di daerah tersebut.

Namun, setelah perhelatan berakhir, masih banyak tanda tanya mengenai dampak nyata bagi atlet lokal. Hingga saat ini, belum ada langkah konkret yang diambil untuk memastikan keberlanjutan program pembinaan atlet voli di Kalimantan Barat.

Irwan, Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kalimantan Barat, ketika diwawancarai mengenai program jangka panjang untuk pembinaan atlet, menyatakan, "Komitmen serta kepedulian hari ini khususnya di bidang olahraga bola voli yang dilakukan oleh pemerintah provinsi, kapolda dan forkopimda lainnya, harapannya menjadi cerminan dan realisasi di tingkat daerah dengan harapan dapat berdampak di setiap daerah."

Namun, ketika ditanya tentang besaran anggaran Proliga dan distribusinya, Irwan memilih untuk tidak berkomentar.

Ketidakjelasan ini memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan pemerhati olahraga. Mereka berharap pemerintah daerah dan pihak penyelenggara segera memberikan kepastian mengenai kelanjutan pembinaan dan pengembangan atlet voli di Kalimantan Barat.

Tanpa adanya program yang jelas dan berkelanjutan, investasi besar dalam penyelenggaraan turnamen seperti Proliga bisa kehilangan makna dan tidak memberikan dampak signifikan bagi para atlet lokal.(ro)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK