Prabowo Ubah Fokus Rekrutmen TNI-Polri ke Intelektual
Presiden Prabowo meminta rekrutmen TNI-Polri ke depan tidak hanya mempertimbangkan fisik, tetapi juga kemampuan intelektual untuk menghadapi ancaman modern.
Faktakalbar.id - Presiden Prabowo Subianto meminta sistem rekrutmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ke depan tidak hanya mempertimbangkan kemampuan fisik, tetapi juga kemampuan intelektual calon personel.
Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat kepada sekitar 800 perwira tinggi TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026). Dalam pertemuan itu, Prabowo juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme TNI dan Polri menghadapi perkembangan tantangan keamanan.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengatakan, Presiden meminta agar sistem rekrutmen ke depan tidak semata-mata melihat kondisi fisik, tetapi turut memperhatikan kemampuan intelektual.
Dudung mencontohkan, calon anggota TNI atau Polri yang menggunakan kacamata tidak semestinya otomatis menjadi kendala selama memiliki kemampuan intelektual yang dibutuhkan.
“Jadi kalau misalnya masuk tentara atau polisi pakai kacamata boleh tapi dia pintar,” kata Dudung seusai mengikuti taklimat Presiden.
Menurut Dudung, perubahan tersebut berkaitan dengan karakter ancaman keamanan yang semakin kompleks. Ia menyebut perang hibrida dan penggunaan drone sebagai contoh perkembangan yang membutuhkan personel dengan kemampuan yang lebih beragam.
Karena itu, Prabowo juga mendorong peningkatan pendidikan dan latihan bagi personel TNI dan Polri. Kemampuan menghadapi perkembangan teknologi dan berbagai bentuk ancaman baru dinilai menjadi bagian penting dari profesionalisme aparat keamanan.
Dalam taklimat tersebut, Prabowo juga meminta TNI dan Polri memperkuat kekompakan, menjaga integritas, serta menghindari ego sektoral. Ia mengingatkan jajaran kedua institusi untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan meningkatkan pelayanan kepada warga.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.