faktakalbar

Pontianak Datangkan Jutaan Liter Air Tawarnya untuk Hadapi Intrusi Air Laut Sungai Kapuas

Faktakalbar.id - Pemerintah Kota Pontianak mendatangkan sekitar lima juta liter air tawar menggunakan tongkang untuk menjaga pasokan air bersih di tengah intrusi air laut pada Sungai Kapuas.

Penulis: Wati Monday, 21 September 2026 📖 2 menit
Pontianak Datangkan Jutaan Liter Air Tawarnya untuk Hadapi Intrusi Air Laut Sungai Kapuas
Tongkang membawa sekitar lima juta liter air tawar ke IPA Parit Mayor untuk mendukung produksi air bersih di tengah intrusi air laut Sungai Kapuas. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Pemerintah Kota Pontianak mendatangkan sekitar lima juta liter air tawar menggunakan tongkang untuk menjaga pasokan air bersih di tengah intrusi air laut pada Sungai Kapuas.

Air tawar tersebut tiba di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Parit Mayor pada Minggu (20/9/2026) dan langsung diproses untuk mengisi reservoir air baku.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pengisian reservoir dilakukan setelah tongkang tiba pada pagi hari.

“Hari ini saya berada di IPA Parit Mayor. Tadi pagi tongkang sudah sampai membawa sekitar lima juta liter air tawar. Sekarang sedang proses pengisian reservoir air baku untuk kita olah menjadi air bersih,” ujar Edi, Minggu (20/9/2026).

Pasokan air tawar tersebut disiapkan untuk mendukung pelayanan air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Pontianak Timur.

Penggunaan tongkang menjadi langkah sementara selama kualitas air baku Sungai Kapuas masih terdampak intrusi air laut.

Total air tawar yang telah dibawa dari Radak, Terentang ke Pontianak kini mencapai lebih dari 10 juta liter.

Pemkot Pontianak juga melakukan percepatan pemenuhan pasokan dengan melibatkan berbagai pihak.

Edi meminta masyarakat Pontianak Timur memahami apabila terjadi gangguan sementara pada layanan air bersih.

"Kepada warga Pontianak Timur, apabila terjadi gangguan sementara, ini akibat daripada proses pengolahan produksi yang terjadi," terang Edi.

Kondisi tersebut berkaitan dengan proses pengolahan air baku sebelum dapat disalurkan kepada pelanggan.

Pasokan air tawar dari luar wilayah menjadi salah satu pilihan yang digunakan untuk menjaga ketersediaan bahan baku pengolahan air bersih.

“Kita akan terus upayakan. Yang jelas warga kota tetap mendapatkan layanan air, walaupun sekarang kondisinya memang belum nyaman,” ujarnya.

Selain mendatangkan air melalui tongkang, Pemkot Pontianak masih menunggu bantuan unit mobile reverse osmosis atau RO dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Peralatan tersebut nantinya direncanakan digunakan untuk mendukung produksi air bersih di wilayah Pontianak Utara.

“Ada bantuan dari Kementerian PU untuk mesin mobile RO. Mudah-mudahan cepat datang. Kalau sudah tiba, kita akan produksi di Pontianak Utara,” jelasnya.

Upaya tersebut dilakukan karena sebagian sambungan air ke rumah warga masih bergantung pada air baku Sungai Kapuas.

Selama kondisi intrusi air laut belum kembali normal, ketersediaan sumber air tawar menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga proses produksi air bersih.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK