faktakalbar

Pidato Kenegaraan Jokowi Gelorakan Optimisme

Penulis: Redaksi Wednesday, 17 August 2022 📖 2 menit
Pidato Kenegaraan Jokowi Gelorakan Optimisme
PRESIDEN Joko Widodo menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia mampu menghadapi krisis global yang saat ini melanda. Dalam pidato kenegaraan di hadapan anggota DPR, Jokowi memaparkan sejumlah pencapaian yang telah diraih oleh pemerintahannya di tengah krisis yang melanda dunia. Dikutip dari VoA Indonesia, krisis yang melanda dunia, mulai dari pandemi COVID-19 yang belum usai hingga dampak dari perang antara Rusia dan Ukraina, tak membuat Presiden Joko Widodo gentar untuk menyampaikan bahwa Indonesia mampu menghadapi tantangan yang menghadang di depan mata. Dalam pidato kenegaraan yang ia sampaikan di gedung DPR pada Selasa (16/8), Jokowi, yang tampil dengan pakaian tradisional dari Bangka Belitung, mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi satu dari sedikit negara yang saat ini menghadapi sejumlah krisis global dengan baik. "Di tengah tantangan berat, kita patut bersyukur, Indonesia mampu menghadapi krisis global ini. Negara kita termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi COVID-19, termasuk lima besar negara dengan (jumlah) vaksinasi terbanyak di dunia, yaitu 432 juta dosis vaksin yang telah kita suntikkan," ujar Jokowi. Selain capaian dalam mengendalikan pandemi, Jokowi tak luput menyebutkan raihan dalam sektor ekonomi dengan menyebutkan inflasi yang berhasil pemerintah kendalikan di kisaran 4,9 persen. Menurutnya, angka tersebut jauh di bawah rata-rata inflasi yang dicatat oleh negara-negara ASEAN yang berada di kisaran 7 persen dan jauh di bawah inflasi negara-negara maju yang berada di kisaran 9 persen. Bahkan sampai pertengahan tahun 2022, ia mengungkapkan bahwa anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) juga mengalami surplus hingga Rp106 trilliun.“Oleh karena itu pemerintah mampu memberikan subsidi BBM, LPG dan listrik sebesar Rp502 triliun di tahun 2022 ini agar harga BBM di masyarakat tidak melambung tinggi,” kata Jokowi. Selain itu, Jokowi juga membeberkan pertumbuhan ekonomi yang melesak sebesar 5,44 persen pada kuartal kedua tahun 2022. Pencapaian tersebut ditambah dengan surplus pada neraca perdagangan, yang telah terjadi selama 27 bulan berturut-turut, di mana nilainya mencapai sekitar Rp364 triliun di semester satu tahun ini. “Capaian tersebut patut kita syukuri. Fundamental ekonomi Indonesia tetap sangat baik di tengah perekonomian dunia yang sedang bergolak. Di satu sisi, kita memang harus tetap waspada dan harus tetap hati-hati. Namun di sisi lain, agenda-agenda besar bangsa harus kita lanjutkan untuk meraih Indonesia maju,” tambah Jokowi.(r/voa)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK