faktakalbar

Penemuan Mayat Mengering di Mempawah Gegerkan Warga

Warga Dusun Perompong, Desa Toho Ilir, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah digemparkan oleh penemuan sesosok mayat dengan kondisi yang sudah mengering di area perkebunan kelapa sawit pada Selasa sore. Korban pertama kali ditemukan oleh dua orang warg…

Penulis: Natash Wednesday, 29 July 2026 📖 1 menit
Penemuan Mayat Mengering di Mempawah Gegerkan Warga
Garis polisi terpasang di lokasi penemuan mayat mengering di Kabupaten Mempawah. (Dok. Ist)

Warga Dusun Perompong, Desa Toho Ilir, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah digemparkan oleh penemuan sesosok mayat dengan kondisi yang sudah mengering di area perkebunan kelapa sawit pada Selasa sore.

Korban pertama kali ditemukan oleh dua orang warga setempat yang mendatangi lokasi sekitar pukul 17.15 WIB.

Aparat kepolisian dari Polsek Toho yang menerima laporan warga langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan.

Petugas segera memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Identitas korban akhirnya berhasil terungkap setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan kartu BPJS dan SIM C, korban diketahui bernama Julius Ferdinandus Mbete alias Pak Frengki yang berusia 52 tahun.

Saksi mata menyebutkan bahwa korban sehari-hari tinggal seorang diri di sebuah rumah yang terletak di wilayah dusun setempat.

Kepolisian menduga korban meninggal dunia akibat penyakit bawaan yang kambuh saat berada di area perkebunan yang sepi.

"Dugaan awal, korban meninggal akibat kambuhnya riwayat penyakit ayan dan stroke ringan. Dan pada saat itu tidak ada warga yang menolong, mengingat posisi korban berada di areal perkebunan kelapa sawit," ujar Kapolsek Toho Ipda Adhi Putra.

Tim Inafis bersama petugas medis langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan identifikasi awal sesuai dengan standar prosedur operasional.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK