faktakalbar

Pemkab Ketapang Selenggarakan Upacara Otoda XXVIII Tahun 2024

Penulis: Redaksi Friday, 26 April 2024 📖 1 menit
Pemkab Ketapang Selenggarakan Upacara Otoda XXVIII Tahun 2024

KETAPANG- Bupati Ketapang yang diwakili Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum Devy Harinda, S.STP., M.E., pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke XXVIII Tahun 2024, di Halaman Kantor Bupati Ketapang, Kamis (25/4/2024).

Dalam sambutannya, Asisten selaku Inspektur Upacara menyampaikan amanat Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, B.A., M.A., Ph.D., dalam amanatnya disampaikan, Peringatan Hari Otoda tahun ini mengangkat tema “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan Yang Sehat”.

“Tema ini dipilih untuk memperkokoh komitmen, tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran pemerintah daerah akan amanah serta tugas untuk membangun keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal, serta mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang," ujar Asisten.

Dalam konteks ekonomi hijau merupakan salah satu dari enam strategi transformasi ekonomi Indonesia untuk mencapai visi 2045, kebijakan desentralisasi memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk melakukan pengelolaan sumber daya alam secara lebih efisien dan berkelanjutan, termasuk melalui transformasi produk unggulan dari yang semula berbasis produk tidak dapat diperbaharui menjadi produk yang terbarukan.

“Kebijakan otonomi daerah untuk melakukan eksperimentasi kebijakan di tingkat lokal untuk mendorong implementasi teknologi hijau seperti penggunaan energi terbarukan seperti energi matahari, penggunaan mobil listrik, pengolahan limbah ramah lingkungan sampai desain green building,” terang Asisten.

Asisten mengatakan, setelah 28 tahun otonomi daerah telah memberikan dampak positif berupa meningkatkan angka Indeks Pembangunan Manusia, bertambahnya Pendapatan Asli Daerah dan kemampuan fiskal daerah, bagi daerah yang telah berhasil diharapkan dimanfaatkan untuk program pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

“Daerah yang kemampuan PAD dan fiskalnya baik IPMnya masih rendah, angka kemiskinan masih cukup tinggi dan akses infrastruktur belum baik diperlukan evaluasi untuk memastikan penyusunan program dan kegiatan dalam APBD tepat sasaran, efektif serta efisien,” ucapnya.

Upacara ini diikuti oleh seluruh ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, siswa, mahasiswa serta TNI/POLRI.(nfl)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK