Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat untuk Memutus Rantai Kemiskinan
Pemerintah mempercepat pembangunan 93 gedung Sekolah Rakyat dengan fasilitas asrama, laboratorium, dan layanan pendukung untuk memperluas akses pendidikan.
Faktakalbar.id - Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan bahwa kementeriannya telah membangun 93 gedung Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Pemerintah juga memastikan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut berjalan dengan memperhatikan kualitas dan kelayakan bangunan.
Dody mengatakan, pengawalan pembangunan dilakukan agar setiap fasilitas dapat digunakan sesuai kebutuhan siswa. Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta pada Jumat (9/10/2026), sebagaimana dikutip dari tvOneNews.
Sekolah Rakyat Dilengkapi Fasilitas Pendidikan dan Asrama
Pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada ruang kelas. Pemerintah juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, seperti asrama, laboratorium, sarana kesehatan, lapangan, serta fasilitas pendukung lainnya.
Konsep sekolah berasrama memungkinkan siswa memperoleh layanan pendidikan sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar. Anak-anak dapat tinggal di lingkungan sekolah, mendapatkan makanan, mengikuti kegiatan pembinaan, serta memperoleh pendampingan selama proses belajar.
Penyediaan fasilitas tersebut diharapkan membantu siswa dari keluarga prasejahtera menjalani pendidikan dengan lebih baik. Dengan kebutuhan dasar yang terpenuhi, siswa diharapkan dapat lebih berkonsentrasi dalam belajar dan mengembangkan kemampuan mereka.
Pendidikan Jadi Upaya Memutus Kemiskinan Antargenerasi
Pemerintah menempatkan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari strategi memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak yang menghadapi keterbatasan ekonomi.
Melalui program ini, latar belakang ekonomi keluarga diharapkan tidak menjadi penghalang bagi anak untuk mendapatkan pendidikan. Akses terhadap pembelajaran, pendampingan, dan lingkungan yang mendukung menjadi bekal untuk meningkatkan kesempatan mereka di masa depan.
Meski demikian, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pembangunan gedung. Kualitas pengajaran, ketersediaan tenaga pendidik, pemenuhan kebutuhan siswa, dan keberlanjutan pendidikan juga menjadi faktor penting untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan.
Pemerintah berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat memperluas akses pendidikan yang layak sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.