faktakalbar

Nekat Pesta Miras Di Makam Tionghoa Sebedang Belasan Remaja Di Sambas Digerebek Satpol PP

Faktakalbar.id - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sambas menjaring sekitar 10 remaja yang nekat nongkrong hingga terekam diduga mabuk di area Pemakaman Tionghoa, Desa Sebedang, pada Rabu (9/9/2026) malam.

Penulis: Wati Thursday, 10 September 2026 📖 1 menit
Nekat Pesta Miras Di Makam Tionghoa Sebedang Belasan Remaja Di Sambas Digerebek Satpol PP
Petugas Satpol PP Sambas mendatangi belasan remaja yang kedapatan nongkrong dan diduga mabuk di area pemakaman Tionghoa Desa Sebedang. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sambas menjaring sekitar 10 remaja yang nekat nongkrong hingga terekam diduga mabuk di area Pemakaman Tionghoa, Desa Sebedang, pada Rabu (9/9/2026) malam.

Aksi tak biasa belasan muda-mudi tersebut terbongkar setelah pengurus yayasan pengelola makam memasang kamera pengawas CCTV di sekitar lokasi.

Pihak pengelola makam yang resah melihat rekaman aktivitas malam hari lantas melaporkan temuan tersebut kepada aparat penegak perda.

Menindaklanjuti laporan warga, petugas gabungan langsung mendatangi kawasan pemakaman yang minim penerangan tersebut pada malam hari.

Petugas mendapati sekumpulan anak muda berada di atas bukit serta di sela-sela bangunan makam dalam kondisi gelap.

Beberapa di antara remaja yang terjaring pemeriksaan di tempat tersebut ditemukan dalam kondisi diduga terpengaruh minuman keras.

Petugas Satpol PP langsung mengamankan belasan anak muda tersebut untuk diberikan pembinaan serta peringatan keras.

Langkah edukasi lapangan diambil guna memastikan aktivitas meresahkan di area pemakaman tersebut tidak kembali terulang.

Aparat mengimbau para orang tua di Kabupaten Sambas agar memperketat pengawasan terhadap jadwal keluar malam anak-anak mereka.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK