faktakalbar

Momen HUT RI, Dua Perusahaan KIPP Raih Penghargaan dari Pemprov Kalbar

Penghargaan yang diberikan bertepatan dengan momen perayaan HUT Republik Indonesia ini diberikan oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak.

Penulis: Red Monday, 17 August 2026 📖 2 menit
Momen HUT RI, Dua Perusahaan KIPP Raih Penghargaan dari Pemprov Kalbar
Sejumlah penerima penghargaan berfoto bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalimantan Barat

Faktakalbar.id - PT Kayong Aluminium Nusantara dan PT Kayong Power Nusantara di Kabupaten Kayong Utara mendapat apresiasi dan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Kali ini, dua perusahaan yang berada di Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) itu mendapat penghargaan atas komitmen dalam mendukung realisasi investasi dan pengembangan industri di daerah. 

Penghargaan yang diberikan bertepatan dengan momen perayaan HUT Republik Indonesia ini diberikan oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak. 

Perwakilan manajemen Kayong Aluminium Nusantara (KAN) dan PT Kayong Power Nusantara (KPN) bersama Wakil Gubernur Kalimantan Barat usai menerima penghargaan atas komitmen realisasi investasi dan kepatuhan dalam penyampaian LKPM tahun 2025.Perwakilan manajemen Kayong Aluminium Nusantara (KAN) dan PT Kayong Power Nusantara (KPN) bersama Wakil Gubernur Kalimantan Barat usai menerima penghargaan atas komitmen realisasi investasi dan kepatuhan dalam penyampaian LKPM tahun 2025.

PT Kayong Aluminum Nusantara (KAN) mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas komitmen perusahaan dalam merealisasikan rencana investasi di Kalimantan Barat, sekaligus menunjukkan keaktifan dan kepatuhan perusahaan dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) tahun 2025. Penghargaan ini mencerminkan bahwa perusahaan telah merealisasikan komitmen investasinya, tetapi juga memenuhi kewajiban pelaporan kegiatan penanaman modal sesuai ketentuan yang berlaku. Penghargaan serupa juga diterima PT Kayong Power Nusantara (KPN) atas komitmennya dalam merealisasikan rencana investasi di Kalimantan Barat serta keaktifan dan kepatuhan dalam menyampaikan LKPM tahun 2025. 

Direktur KAN/KIPP Rasnius Pasaribu menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini, menurutnya, akan menjadi dukungan moral bagi manajemen KIPP dan setiap perusahaan yang ada di dalamnya, juga bagi para pekerja yang saat ini terlibat dalam proses konstruksi.

Lebih lanjut, Rasnius menegaskan bahwa manajemen berpegang teguh pada rencana investasi yang telah disampaikan sejak awal dan menyelesaikan seluruh infrastruktur kawasan industri sesuai target. Untuk memastikan proyek berjalan lancar, pihak perusahaan mengharapkan sinergi dan dukungan berkelanjutan dari Pemprov Kalimantan Barat maupun Pemkab Kayong Utara.

“Pembangunan akan kami selesaikan sesuai jangka waktu yang telah dibuat, dan kami mohon juga dukungan dari Pemerintah Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara untuk terus mendukung dan bekerja sama dengan lebih baik,” katanya. Rasnius mengungkap, Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) diharapkan dapat beroperasi dan masuk ke tahap produksi secara komersial pada tahun 2027. 

Manajemen KIPP memastikan seluruh tahapan investasi KIPP dijalankan secara tertib dan mengacu pada regulasi yang berlaku. “Alhamdulillah, komitmen kami sebagai investor sudah berjalan dengan baik. Hal ini tentu dapat dilihat dari penghargaan ini,” katanya.

Penghargaan kepada PT Kayong Aluminum Nusantara dan Kayong Power Nusantara sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan KIPP tidak hanya dinilai dari pembangunan fisik kawasan dan kesiapan fasilitas produksi, tetapi juga dari konsistensi perusahaan dalam merealisasikan investasi dan memenuhi kewajiban administratif kepada pemerintah. Kepatuhan penyampaian LKPM menjadi bagian penting dalam memastikan pemerintah memperoleh informasi mengenai perkembangan realisasi investasi, sehingga dapat melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan investasi di daerah.

Dengan target produksi dan operasional mulai 2027, perkembangan KIPP akan menjadi salah satu agenda penting dalam perjalanan industri pemurnian dan pengolahan bauksit di Kalimantan Barat. Kehadiran industri pengolahan alumina dan aluminium diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas, memperkuat rantai pasok industri, membuka peluang lapangan kerja, serta memberikan multiplier effect bagi perekonomian Kabupaten Kayong Utara dan Kalimantan Barat secara lebih luas.

(Red)


Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK