faktakalbar

Listyo Sigit Dicopot dari Kapolri, Ini Deretan Kasus Besar Sorotan Publik yang Terjadi Selama Dirinya Menjabat Kapolri

Faktakalbar.id - Sejumlah perkara yang melibatkan anggota kepolisian menjadi perhatian publik selama hampir lima tahun Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Kapolri. Listyo Sigit dilantik sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021 untuk menggantikan Jende…

Penulis: Wati Thursday, 01 October 2026 📖 2 menit
Listyo Sigit Dicopot dari Kapolri, Ini Deretan Kasus Besar Sorotan Publik yang Terjadi Selama Dirinya Menjabat Kapolri
Listyo Sigit Prabowo saat memimpin kegiatan resmi Polri selama menjabat sebagai Kapolri.(Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Sejumlah perkara yang melibatkan anggota kepolisian menjadi perhatian publik selama hampir lima tahun Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Kapolri.

Listyo Sigit dilantik sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021 untuk menggantikan Jenderal Idham Azis.

Dalam periode tersebut, Polri menghadapi berbagai perkara yang mencakup tindak pidana, pelanggaran etik anggota, hingga persoalan dalam pengamanan kegiatan masyarakat.

Perkara Ferdy Sambo menjadi salah satu kasus yang paling banyak mendapat perhatian.

Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat tewas pada Juli 2022 di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Penyidikan kemudian membongkar skenario awal yang menyebut adanya baku tembak dan mengungkap keterlibatan sejumlah anggota Polri dalam upaya menghalangi proses hukum.

Ferdy Sambo kemudian dijatuhi hukuman mati pada tingkat pertama sebelum Mahkamah Agung mengubah hukumannya menjadi penjara seumur hidup.

Dua bulan setelah kasus Sambo, Tragedi Kanjuruhan terjadi setelah pertandingan Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Sebanyak 135 orang meninggal dunia dalam tragedi tersebut, sementara penggunaan gas air mata oleh aparat menjadi bagian penting dalam proses penanganan perkara.

Polri kemudian melakukan pergantian sejumlah pejabat terkait dan memproses beberapa anggota dalam perkara tersebut.

Pada Oktober 2022, mantan Kapolda Sumatera Barat Teddy Minahasa juga terseret kasus narkotika.

Teddy dinyatakan bersalah dalam perkara penggelapan dan penjualan barang bukti sabu yang berasal dari penyitaan Polres Bukittinggi.

Ia kemudian dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan diberhentikan tidak dengan hormat dari kepolisian.

Perhatian publik kembali tertuju kepada lingkungan kepolisian pada 2023 setelah video penganiayaan Ken Admiral oleh Aditya Hasibuan beredar luas.

Ayah Aditya, Achiruddin Hasibuan, juga diperiksa setelah diketahui berada di lokasi ketika penganiayaan berlangsung.

Kasus tersebut kemudian berkembang ke pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran lain yang berkaitan dengan Achiruddin.

Polri juga menghadapi persoalan terkait pengamanan demonstrasi pada Agustus 2025.

Affan Kurniawan meninggal setelah tertabrak dan terlindas kendaraan taktis Brimob ketika terjadi pembubaran massa di Jakarta.

Tujuh anggota Brimob yang berada di dalam kendaraan diperiksa dan ditempatkan di tempat khusus oleh Divisi Propam Polri.

Kapolri Listyo Sigit kemudian menemui keluarga Affan dan menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

Rangkaian perkara tersebut menunjukkan berbagai jenis persoalan yang dihadapi Polri selama masa kepemimpinan Listyo Sigit.

Di sisi lain, institusi Polri juga menjalankan sejumlah agenda penegakan hukum dan pembenahan internal selama periode tersebut.

Pada September 2026, Listyo Sigit masih tercatat menjalankan tugas sebagai Kapolri, termasuk memimpin serah terima sejumlah pejabat di lingkungan Polri.

Dengan adanya usulan pergantian Kapolri, periode kepemimpinan Listyo Sigit kini menjadi bagian dari proses transisi pucuk pimpinan Polri yang tengah berjalan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK