faktakalbar

Lebih dari 300 Warga Pulau Tayan Barat Sanggau Hadapi Keterbatasan Air Bersih

Faktakalbar.id - Lebih dari 300 warga di Dusun Pulau Tayan Barat, Desa Pulau Tayan Utara, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, menghadapi keterbatasan air bersih akibat kondisi kemarau yang berlangsung di wilayah tersebut.

Penulis: Natash Sunday, 20 September 2026 📖 2 menit
Lebih dari 300 Warga Pulau Tayan Barat Sanggau Hadapi Keterbatasan Air Bersih
Warga Dusun Pulau Tayan Barat, Kecamatan Tayan Hilir, Sanggau, menerima pasokan air bersih di tengah keterbatasan air akibat kemarau, Sabtu (19/9/2026). (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Lebih dari 300 warga di Dusun Pulau Tayan Barat, Desa Pulau Tayan Utara, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, menghadapi keterbatasan air bersih akibat kondisi kemarau yang berlangsung di wilayah tersebut.

Kondisi itu mendorong penyaluran 4.000 liter air bersih kepada warga di RT 09, RT 10, dan RT 11 pada Sabtu (19/9/2026).

Tiga kendaraan pengangkut air tiba di kawasan Pulau Tayan Barat sekitar pukul 10.00 WIB untuk mendistribusikan pasokan air kepada masyarakat.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Polsek Tayan Hilir dengan melibatkan Kapolsek Tayan Hilir Iptu Kusdarwanto bersama enam personel.

Pasokan air sebanyak 4.000 liter dibawa menggunakan tiga kendaraan yang terdiri atas dua unit berkapasitas masing-masing 1.000 liter dan satu unit berkapasitas 2.000 liter.

Distribusi air dilakukan di tiga wilayah RT yang menjadi lokasi warga membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain kendaraan pengangkut air, proses distribusi juga menggunakan satu kendaraan dinas roda empat Polsek Tayan Hilir dan dua kendaraan pikap.

Warga terlihat membawa berbagai wadah penampungan untuk menerima dan menyimpan air yang dibagikan.

Kedatangan pasokan air tersebut mendapat sambutan dari masyarakat yang memanfaatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan air di tengah keterbatasan sumber air.

Kapolsek Tayan Hilir Iptu Kusdarwanto mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat ketika mereka menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih. Bantuan ini memang tidak menyelesaikan seluruh kebutuhan warga, tetapi kami berharap dapat meringankan beban masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan mereka selama kondisi kemarau berlangsung,” ujar Iptu Kusdarwanto.

Menurutnya, keterbatasan air menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian ketika kemarau berlangsung dan sumber air warga mulai berkurang.

Ia juga menyebut koordinasi dengan berbagai pihak diperlukan agar penanganan dampak kemarau dapat dilakukan secara bersama-sama dan tepat sasaran.

Penyaluran air tersebut berlangsung dengan tertib tanpa kendala berarti dan menyasar warga di tiga RT di Dusun Pulau Tayan Barat.

Kondisi tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap pasokan air bersih masih menjadi perhatian bagi masyarakat di wilayah tersebut selama musim kemarau.

Iptu Kusdarwanto mengimbau warga menggunakan air bantuan secara bijak serta menjaga sumber air yang masih dapat dimanfaatkan.

Bantuan 4.000 liter air itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami keterbatasan air bersih selama kemarau.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK