faktakalbar

Krisis Air Bersih di Peniti Besar Mempawah, Warga Terpaksa Andalkan Bantuan Air

Faktakalbar.id - Keterbatasan air bersih selama musim kemarau dirasakan warga Parit Pangguk, Desa Peniti Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, sehingga sebanyak 2.000 liter air bersih didistribusikan kepada masyarakat, Kamis (17/9/2026).

Penulis: Natash Friday, 18 September 2026 📖 1 menit
Krisis Air Bersih di Peniti Besar Mempawah, Warga Terpaksa Andalkan Bantuan Air
Warga Parit Pangguk, Desa Peniti Besar, Kecamatan Segedong, menerima bantuan 2.000 liter air bersih saat musim kemarau. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Keterbatasan air bersih selama musim kemarau dirasakan warga Parit Pangguk, Desa Peniti Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, sehingga sebanyak 2.000 liter air bersih didistribusikan kepada masyarakat, Kamis (17/9/2026).

Bantuan air tersebut disalurkan kepada warga RT 001/RW 013 untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Pendistribusian dilakukan oleh Polsek Segedong bersama Pemerintah Desa Peniti Besar dan PAC Partai Gerindra Kecamatan Segedong.

Air bersih menjadi kebutuhan penting bagi warga selama kemarau, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan menjaga kebersihan.

Kondisi keterbatasan pasokan air membuat bantuan tersebut diberikan sebagai respons terhadap kebutuhan warga di wilayah tersebut.

Sebanyak 2.000 liter air didistribusikan kepada masyarakat dalam kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB.

Personel Polsek Segedong bersama anggota BKO Brimob Mabes Polri turut berada di lokasi selama proses pendistribusian.

Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses pembagian air berlangsung tertib dan warga dapat menerima bantuan dengan aman.

Di sela kegiatan, masyarakat juga diingatkan menggunakan air secara bijak selama kondisi kemarau masih berlangsung.

Warga turut diimbau menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan.

Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api untuk mengantisipasi kebakaran meluas.

Selain persoalan air bersih, musim kemarau juga meningkatkan perhatian terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.

Karena itu, masyarakat memiliki peran dalam menjaga lingkungan dan melaporkan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Pendistribusian air tersebut melibatkan unsur kepolisian, pemerintah desa, masyarakat, dan organisasi politik di tingkat kecamatan.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dan berlangsung dalam kondisi aman, tertib, lancar, serta terkendali.

Bantuan air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk respons terhadap kebutuhan warga yang menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau di wilayah Kecamatan Segedong.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK