faktakalbar

Kekeringan dan Kabut Asap di Sungai Pinyuh, Warga Terima 5.000 Liter Air dan 100 Masker

Faktakalbar.id - Kondisi kekeringan dan udara yang berpotensi terdampak kabut asap membuat kebutuhan air bersih dan perlindungan kesehatan menjadi perhatian warga di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

Penulis: Natash Friday, 18 September 2026 📖 1 menit
Kekeringan dan Kabut Asap di Sungai Pinyuh, Warga Terima 5.000 Liter Air dan 100 Masker
Warga Sungai Pinyuh menerima bantuan air bersih dan masker di tengah kondisi kekeringan serta potensi kabut asap. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Kondisi kekeringan dan udara yang berpotensi terdampak kabut asap membuat kebutuhan air bersih dan perlindungan kesehatan menjadi perhatian warga di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

Sebanyak 5.000 liter air bersih dan 100 lembar masker dibagikan kepada masyarakat di Jalan Gusti Palembang, RT 005/RW 005, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kamis (17/9/2026).

Distribusi bantuan tersebut dilakukan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau sekaligus mengurangi paparan udara yang kurang baik.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB dan melibatkan personel Polsek Sungai Pinyuh.

Air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat ketika ketersediaannya mulai terbatas akibat kondisi kemarau.

Pasokan tersebut dapat digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga sehari-hari.

Selain persoalan air, kondisi udara juga menjadi perhatian karena adanya potensi kabut asap di wilayah tersebut.

Sebanyak 100 masker dibagikan kepada warga sebagai salah satu upaya perlindungan ketika kualitas udara menurun.

Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Agus Suryana mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk membantu kebutuhan warga dan menjaga kesehatan masyarakat.

“Polri hadir untuk membantu masyarakat. Kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan kebutuhan warga dan pembagian masker dapat membantu masyarakat menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik,” ujarnya.

Warga juga diimbau menggunakan air secara bijak selama kondisi kemarau masih berlangsung.

Masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Warga juga diingatkan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar lingkungan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas yang dapat memperburuk kondisi lingkungan dan udara.

Pendistribusian air dan masker juga menjadi kesempatan bagi personel untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat mengenai kondisi lingkungan selama musim kemarau.

Kegiatan tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 WIB dan berjalan dalam kondisi tertib, aman, kondusif, serta terkendali.

Bantuan 5.000 liter air bersih dan 100 masker diberikan kepada warga sebagai respons terhadap keterbatasan air dan kondisi udara yang berpotensi terdampak kabut asap di Sungai Pinyuh.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK