Kebakaran Rumah Kosong di Sukadana Diduga Dipicu Puntung Rokok
Faktakalbar.id - Rumah kosong di Jalan Tanah Merah, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, ludes terbakar pada Sabtu (15/8/2026) siang.
Faktakalbar.id - Rumah kosong di Jalan Tanah Merah, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, ludes terbakar pada Sabtu (15/8/2026) siang.
Bangunan yang berada tepat di seberang Masjid Al-Hikmah tersebut terbakar hingga seluruh bagian rumah hangus.
Warga menduga kebakaran dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan di sekitar bangunan.
Dugaan tersebut muncul karena rumah kosong itu belakangan kerap digunakan sebagai tempat berkumpul anak-anak di bawah umur.
Menurut warga, anak-anak tersebut sering berkumpul di rumah kosong tersebut untuk merokok.
Kondisi bangunan yang kosong membuat aktivitas di dalam rumah sulit terpantau oleh pemilik maupun warga sekitar.
Api kemudian membesar dan dengan cepat melalap bagian bangunan.
Kobaran api terlihat menghanguskan seluruh bagian rumah sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
Warga sekitar turut membantu menangani kebakaran untuk mencegah api menyebar ke bangunan lain.
Petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi setelah kebakaran diketahui warga.
Selain armada pemadam kebakaran, tangki air milik PT CMI juga digunakan untuk membantu proses pemadaman.
Petugas bersama warga berjibaku memadamkan api yang membakar rumah kosong tersebut.
Upaya pemadaman dilakukan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan dan permukiman di sekitar lokasi.
Lokasi rumah yang berada di kawasan permukiman membuat proses pemadaman menjadi penting untuk mencegah kebakaran meluas.
Petugas terus melakukan penyiraman pada bagian bangunan yang terbakar hingga api dapat dikendalikan.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Kondisi rumah yang terbakar membuat seluruh bangunan mengalami kerusakan akibat api.
Belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai nilai kerugian material akibat kebakaran tersebut.
Penyebab kebakaran juga belum dapat dipastikan karena dugaan puntung rokok masih berdasarkan informasi dari warga sekitar.
Meski demikian, kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan dinilai perlu mendapat perhatian karena dapat memicu kebakaran, terutama di lingkungan yang memiliki material mudah terbakar.
Keberadaan anak-anak di bawah umur yang disebut kerap berkumpul dan merokok di rumah kosong tersebut juga menjadi perhatian warga.
Pengawasan terhadap bangunan kosong diperlukan untuk mencegah tempat tersebut digunakan untuk aktivitas yang berisiko.
Warga juga diharapkan segera melaporkan aktivitas yang berpotensi membahayakan lingkungan kepada pihak terkait.
Kebakaran di rumah kosong tersebut akhirnya dapat ditangani setelah petugas pemadam, warga, dan tangki air PT CMI terlibat dalam proses pemadaman.
Tidak adanya korban jiwa menjadi informasi utama dalam kejadian tersebut, sementara kondisi bangunan mengalami kerusakan berat akibat kebakaran.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.