Kamala Harris Pilih Tim Walz sebagai Calon Wakil Presiden untuk Pilpres 2024
FAKTAKALBAR, INTERNASIONAL
– Kamala Harris telah memilih Gubernur Minnesota, Tim Walz, sebagai calon wakil presidennya dalam Pemilu Presiden 2024. Walz, yang sebelumnya adalah seorang guru dan anggota legislatif, dikenal sebagai sosok moderat yang juga mendukung beberapa agenda progresif.
Setelah Presiden Biden memutuskan tidak maju lagi, Harris berhasil mendapatkan dukungan penuh dari Partai Demokrat. Dalam proses tersebut, ia memilih Walz sebagai pasangannya. Pengumuman ini dilakukan menjelang Konvensi Nasional Partai Demokrat yang akan diadakan pada minggu ketiga Agustus di Chicago.
Walz, yang tidak terlalu dikenal secara nasional, memiliki latar belakang yang kuat sebagai guru selama lebih dari dua dekade dan juga pernah bertugas di militer. Dia pertama kali terpilih sebagai anggota Kongres pada tahun 2006, dengan mengalahkan seorang Republikan yang telah menjabat selama enam periode. Selama menjabat, Walz fokus pada isu-isu pertanian dan veteran.
Sebagai gubernur, Walz telah mendukung berbagai kebijakan progresif, seperti penyediaan makanan gratis di sekolah dan legalisasi ganja rekreasional. Namun, dia juga mendapat kritik karena penanganannya terhadap kerusuhan setelah pembunuhan George Floyd pada tahun 2020.
Dengan memilih Walz, Harris berharap bisa menarik pemilih di daerah pedesaan dan pinggiran kota, serta menambah kekuatan dalam menghadapi Donald Trump dan JD Vance. Walz, yang sering muncul di media untuk mengkritik Trump dan Vance, diprediksi akan memberikan pidato penting di Konvensi Nasional Demokrat, yang akan menjadi kesempatan baginya untuk memperkenalkan diri kepada publik Amerika.
Dalam kampanye pertamanya di Philadelphia pada 7 Agustus 2024, Harris mengumumkan, "Sekarang, kita akan mengenalkan calon wakil presiden kalian." Dia menambahkan, "Tim Walz adalah pemimpin yang berdedikasi dan berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Dengan pengalamannya sebagai guru, veteran, dan legislator, saya yakin dia akan membawa perspektif yang berharga dalam pemerintahan kita. Bersama-sama, kami bertekad untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi semua warga Amerika."
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.