Kabar Baik, Kalbar Dapat Dana Bagi Hasil Sawit
Kabar baik datang dari kebijakan pemerintah Pusat. Kalimantan Barat dan daerah-daerah kabupaten penghasil sawit akan mendapatkan dana bagi hasil sawit, minimal Rp 1 miliar. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar, Heronimus Hero.
“Akhirnya dana bagi hasil sawit bakal dikucurkan pada 2023. Pemerintah Provinsi Kalbar dan kabupaten sebagai daerah penghasil masing – masing mendapat minimal Rp1 miliar,” ujarnya.
Seperti dilansiir Fakta Kalbar dari Sawit Indonesia, Hero menjelaskan pada 2023 secara nasional ada Rp3,4 triliun dana bagi hasil yang akan dikucurkan kepada 255 kabupaten dan 19 provinsi penghasil kelapa sawit.“Peruntukan dana bagi hasil sawit ini untuk pembangunan infrastruktur jalan. Namun saat ini masih didiskusikan seperti apa pemanfaatan dana tersebut,” jelas dia.
Hero menjelaskan bahwa adapun tolok ukur untuk daerah penerimaan dana bagi hasil di antaranya luas tanam, produktivitas dan kinerja rencana aksi sawit berkelanjutan. “Kalau Kalbar ini sudah ada regulasi rencana aksi sawit berkelanjutan berupa peraturan gubernur. Kita terus mendorong pemda lainnya segera mengurus rencana aksi sawit berkelanjutan karena berpengaruh jumlah dana bagi hasilnya,” jelas dia.
Terkait rencana aksi sawit berkelanjutan sebagaimana Instruksi Presiden (INPRES) tentang rencana aksi nasional perkebunan kelapa sawit berkelanjutan 2019-2024 fokus pada penguatan data, penguatan koordinasi, dan infrastruktur, meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pekebun, serta melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan.
Juga menerapkan tata kelola perkebunan dan penanganan sengketa dan melakukan dukungan percepatan pelaksanaan Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesian Sustainable Palm Oil/ISPO) dan meningkatkan akses pasar produk kelapa sawit.(rfk/ind)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.