faktakalbar

Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Lapak UMKM di Patoka Mempawah

Faktakalbar.id - Hujan deras disertai angin kencang merusak sejumlah lapak tempat usaha mikro, kecil, dan menengah di kawasan Patoka, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Penulis: Wati Saturday, 31 October 2026 📖 1 menit
Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Lapak UMKM di Patoka Mempawah
Kondisi puing-puing lapak dan gerobak UMKM yang hancur diterpa angin kencang serta genangan air hujan di kawasan Patoka, Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Hujan deras disertai angin kencang merusak sejumlah lapak tempat usaha mikro, kecil, dan menengah di kawasan Patoka, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Peristiwa cuaca ekstrem yang menerjang terjadi secara mendadak pada Sabtu pagi.

Terjangan angin kencang mengakibatkan puluhan fasilitas dagang milik warga setempat roboh dan rusak parah.

Berdasarkan pantauan di tempat kejadian perkara, sejumlah gerobak dagangan dan meja jualan milik pedagang terlihat hancur berserakan.

Tenda-tenda tempat berteduh pembeli beserta rangka bangunan lapak semipermanen tampak roboh diterpa tiupan angin kencang.

Selain merusak fasilitas usaha warga, hujan dengan intensitas tinggi juga menimbulkan genangan air di seluruh area pasar.

Genangan air hujan memenuhi kawasan jalan dan lokasi yang biasa digunakan para pedagang untuk menggelar lapak harian.

Kerusakan fisik pada bangunan tempat usaha tersebut berdampak langsung terhadap penghentian aktivitas perdagangan masyarakat lokal.

Para pemilik lapak terpaksa menghentikan kegiatan jual beli guna mengamankan sisa barang dagangan yang tidak rusak.

Sejumlah pedagang bersama warga sekitar bergotong royong membersihkan puing-puing material bangunan yang berserakan di jalan.

Kerugian materiil yang dialami para pelaku UMKM akibat peristiwa bencana alam ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Warga setempat berharap adanya bantuan fasilitas darurat dari pihak terkait untuk memperbaiki tempat usaha mereka yang hancur.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Kalimantan Barat.

Masyarakat di kawasan pesisir dan dataran rendah diimbau untuk selalu mewaspadai potensi hujan lebat yang disertai angin kencang.

Aparat setempat terus melakukan pendataan jumlah pasti tempat usaha warga yang mengalami kerusakan akibat terjangan cuaca buruk.

Pemerintah daerah diharapkan segera menurunkan tim tanggap darurat guna meninjau kondisi pemukiman dan tempat usaha warga.

Bantuan material perbaikan dinilai sangat penting agar para pedagang kecil dapat kembali mengoperasikan usaha harian mereka.

Penataan kembali kawasan lapak UMKM di Sungai Pinyuh menjadi kebutuhan mendesak pascabencana cuaca ekstrem tersebut.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK