faktakalbar

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Turun Jadi Rp 2.788.000 per Gram

Harga Buyback Berada di Level Rp 2.500.000 per Gram Ditengah Menguatnya Emas Dunia

Harga emas Antam di Pegadaian mengalami penurunan Rp 31.000 menjadi Rp 2.788.000 per gram pada Kamis (13/8/2026). Sementara harga emas dunia tetap bertahan di atas 4.420 dolar AS per ons.

Penulis: Rama 📍 Jakarta Thursday, 13 August 2026 📖 1 menit
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Turun Jadi Rp 2.788.000 per Gram
Ilustrasi Emas Antam. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dijual di Pegadaian mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (13/8/2026).

Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram terkoreksi Rp 31.000 menjadi Rp 2.788.000 per gram, dibandingkan posisi pada Rabu (12/8/2026). Sementara itu, harga buyback atau cetak kembali untuk ukuran 1 gram berada di level Rp 2.500.000 per gram.

Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, Pegadaian membanderol dengan harga Rp 1.446.000 dengan nilai buyback sebesar Rp 1.250.000. Sedangkan ukuran 5 gram dijual seharga Rp 13.702.000 (buyback Rp 12.503.000), dan ukuran 10 gram berada di posisi Rp 27.347.000 (buyback Rp 25.007.000).

Daftar Harga Emas Antam di Pegadaian Kamis (13/8/2026):

  • 0,5 gram: Rp 1.446.000 (buyback Rp 1.250.000)
  • 1 gram: Rp 2.788.000 (buyback Rp 2.500.000)
  • 2 gram: Rp 5.512.000 (buyback Rp 5.001.000)
  • 3 gram: Rp 8.242.000 (buyback Rp 7.502.000)
  • 5 gram: Rp 13.702.000 (buyback Rp 12.503.000)
  • 10 gram: Rp 27.347.000 (buyback Rp 25.007.000)
  • 25 gram: Rp 68.237.000 (buyback Rp 62.211.000)
  • 50 gram: Rp 136.391.000 (buyback Rp 124.423.000)
  • 100 gram: Rp 272.701.000 (buyback Rp 248.847.000)

Berbeda dari pergerakan domestik, harga emas di pasar global justru menguat di atas 4.420 dolar AS per ons pada perdagangan Rabu (12/8/2026), mendekati level tertinggi dalam 10 minggu terakhir.

Penguatan emas dunia disokong oleh rilis data inflasi AS periode Juli 2026 yang terkendali, eskalasi geopolitik di Selat Hormuz, serta aksi borong emas oleh bank sentral global. Bank sentral China (PBoC) tercatat menambah 20 ton emas pada cadangannya di bulan Juli 2026, menandai aksi akumulasi selama 21 bulan berturut-turut.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK