Gangguan Distribusi BBM di Sanggau Picu Antrean SPBU dan Berisiko Tekan Harga Sembako
Faktakalbar.id - Gangguan distribusi BBM subsidi disebut menjadi salah satu faktor yang berpotensi mendorong kenaikan inflasi di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Faktakalbar.id - Gangguan distribusi BBM subsidi disebut menjadi salah satu faktor yang berpotensi mendorong kenaikan inflasi di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Dampaknya terlihat dari antrean kendaraan di sejumlah SPBU yang dinilai perlu segera ditangani agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena mengatakan persoalan distribusi BBM tidak dapat dianggap sebagai masalah yang berdiri sendiri.
“Jangan anggap remeh persoalan distribusi BBM yang menimbulkan antrian di SPBU ini. Jika kondisi ini terus terjadi, harga-harga sembako bisa mahal, perekonomian menjadi terganggu karena daya beli masyarakat menurun,” kata Susana.
Menurut Susana, gangguan distribusi BBM dapat berdampak terhadap harga kebutuhan pokok jika berlangsung dalam waktu yang panjang.
Kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat ketika harga barang mengalami kenaikan.
Ia berharap persoalan yang menyebabkan antrean panjang di SPBU dapat ditelusuri hingga ditemukan akar masalahnya.
Upaya tersebut dinilai membutuhkan keterlibatan berbagai pihak yang berkaitan dengan distribusi dan ketersediaan BBM di daerah.
“Saya berharap kita semua kompak, dan dalam waktu dekat kita akan membentuk Satgas untuk menuntaskan persoalan ini,” ungkapnya.
Persoalan distribusi BBM menjadi salah satu isu yang dibahas dalam rapat inflasi yang dihadiri unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta organisasi perangkat daerah terkait.
Selain BBM, kondisi produksi pangan juga menjadi perhatian karena dapat memengaruhi harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar.
Susana mengatakan pemerintah daerah perlu memastikan harga sembako tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat di 15 kecamatan.
“Ini membutuhkan sinergisitas kita semua untuk menjaga stabilitas harga sembako agar tidak memberatkan masyarakat,” pungkasnya.
Penanganan gangguan distribusi BBM menjadi salah satu langkah yang didorong untuk mencegah tekanan terhadap harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat di Sanggau.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.