Gali Embung Darurat Pengerukan Parit Disiapkan Atasi Krisis Air Pemadaman Karhutla Di Sungai Rasau
Faktakalbar.id - Petugas mengerahkan alat berat ekskavator untuk membuat kolam penampungan air darurat di lokasi kebakaran lahan gambut Jalan Senen, Kelurahan Sungai Rasau, Singkawang Utara, pada Kamis (10/9/2026).
Faktakalbar.id - Petugas mengerahkan alat berat ekskavator untuk membuat kolam penampungan air darurat di lokasi kebakaran lahan gambut Jalan Senen, Kelurahan Sungai Rasau, Singkawang Utara, pada Kamis (10/9/2026).
Pengerukan parit tersebut dilakukan guna mengatasi kendala minimnya pasokan air yang jaraknya mencapai 250 hingga 500 meter dari titik kebakaran.
Kolam penampungan air darurat buatan tersebut dirancang berukuran 5 x 6 meter dengan kedalaman sekitar 2,5 meter di dalam saluran parit.
Infrastruktur penampung air ini disiapkan agar armada penyemprot dapat menyedot pasokan air lebih cepat tanpa harus menarik selang melintasi jarak yang jauh.
Ketersediaan air yang dekat sangat krusial mengingat kebakaran telah melalap sekitar 36,5 hektare lahan gambut di wilayah tersebut.
Area yang terbakar merupakan lahan perkebunan warga yang ditanami komoditas sawit, karet, nanas, hingga rambutan yang mengering.
Proses pengerukan tanah parit dikawal langsung oleh personel gabungan Polres Singkawang, Polsek Singkawang Utara, Koramil, dan Masyarakat Peduli Api.
Petugas penanggulangan bencana terus menyisir sisa kepulan asap tebal yang muncul di permukaan tanah gambut.
Penyiapan embung buatan ini menjadi solusi teknis utama agar proses penyiraman lahan tidak terhenti di tengah cuaca terik.
Pengawasan di titik ceruk air baru tersebut terus dilakukan untuk memantau kecukupan debit air selama proses pendinginan berlangsung.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.