Festival Budaya Sabang Merah 2026 di Sanggau Unjuk Kerukunan Lintas Etnis Melalui Pawai Karnaval
Faktakalbar.id - Pawai karnaval ragam paguyuban budaya mewarnai pembukaan perhelatan Festival Budaya Sabang Merah Tahun 2026 di Kabupaten Sanggau pada Sabtu.
Faktakalbar.id - Pawai karnaval ragam paguyuban budaya mewarnai pembukaan perhelatan Festival Budaya Sabang Merah Tahun 2026 di Kabupaten Sanggau pada Sabtu.
Rangkaian parade kebudayaan tersebut dilepas dari Halaman Kantor Bupati Sanggau sekitar pukul 08 45 WIB menuju lokasi utama acara.
Ajang pawai kebudayaan multietnis ini melintasi rute Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Komyos Sudarso, hingga Jalan Doctor Setia Budi.
Pawai keberagaman tersebut berakhir di kawasan Taman Arongk Belopa yang berlokasi di Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas.
Sejumlah paguyuban budaya tampak menampilkan busana tradisional serta seni pertunjukkan khas dari daerah masing-masing.
Keluarga Besar Pasundan Kabupaten Sanggau bersama Ikatan Keluarga Sumatera Barat menjadi peserta pawai yang menyita perhatian warga.
Ikatan Keluarga Besar Madura, Kerabat Batak, Flobamora Kabupaten Sanggau, dan G3 turut menampilkan atraksi kebudayaan.
Festival kebudayaan tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari penuh hingga Kamis mendatang.
Penyelenggaraan acara ini ditujukan untuk memelihara keharmonisan sosial antaretnis yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat.
Wakapolres Sanggau Radian Andy Pratomo mengapresiasi tinggi tingginya keterlibatan berbagai elemen warga dalam parade kebudayaan tersebut.
“Festival budaya bukan hanya tentang pertunjukan seni, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat dari berbagai latar belakang dapat bertemu, saling mengenal dan membangun rasa saling menghargai. Bagi kami, ini merupakan bagian penting dalam menjaga persatuan dan menciptakan suasana sosial yang tetap harmonis,” kata Radian Andy Pratomo.
Ia menegaskan bahwa pengawalan keamanan disiapkan guna memastikan parade seni serta pawai warga berjalan secara lancar.
“Kami mengajak seluruh peserta dan masyarakat yang hadir untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Nikmati seluruh rangkaian festival dengan suasana yang positif, tetap menghormati sesama dan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan. Keamanan kegiatan ini merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Radian Andy Pratomo.
Aparat kepolisian bersama tim gabungan bersinergi mengamankan kelancaran lalu lintas di sepanjang rute perlintasan parade budaya.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi saat menyaksikan atraksi seni tradisional yang ditampilkan di sepanjang jalan kota.
Perhelatan pawai lintas etnis ini semakin mempertegas komitmen warga Sanggau dalam merawat toleransi serta kebhinekaan daerah.
Pengawasan ketat di sekitar arena acara dilakukan agar perayaan kebudayaan berjalan aman, tertib, dan tenteram.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.