faktakalbar

Permintaan Imlek Meningkat, Ekspor Arwana Super Red Kalbar ke China Melonjak Tajam

Penulis: Redaksi Monday, 09 February 2026 📖 1 menit
Permintaan Imlek Meningkat, Ekspor Arwana Super Red Kalbar ke China Melonjak Tajam
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Ekspor ikan hias arwana asal Kalimantan Barat kembali mencatatkan tren positif pada awal tahun ini. Data terbaru menunjukkan bahwa ekspor ikan arwana jenis super red ke China pada Januari 2026 mengalami kenaikan signifikan, baik dari sisi jumlah maupun frekuensi pengiriman dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Baca Juga:  Cara Merawat Arwana Super Red Agar Warna Merah Cepat Keluar Berdasarkan data statistik, pada Januari 2025 ekspor tercatat sebanyak 4.741 ekor dengan frekuensi 20 kali pengiriman. Angka tersebut melonjak tajam pada Januari 2026 menjadi 7.833 ekor dengan frekuensi 25 kali pengiriman. Secara tahunan, sepanjang 2025 total ekspor arwana ke China mencapai 66.232 ekor dari 278 kali pengiriman, yang merupakan bagian besar dari total ekspor arwana Indonesia sebanyak 89.532 ekor. Lonjakan permintaan yang cukup tinggi ini diyakini erat kaitannya dengan momentum perayaan Tahun Baru Imlek. Selain faktor budaya dan tradisi, keberhasilan ekspor ini juga ditopang oleh pengawasan ketat dari petugas Karantina Kalimantan Barat Satuan Pelayanan Bandara Supadio. Setiap ikan arwana yang akan dikirim ke China harus menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala di instalasi karantina ikan milik pelaku usaha. Petugas karantina kembali melakukan pemantauan kesehatan 24 jam sebelum pengiriman untuk memastikan kondisi ikan tetap prima dan memenuhi persyaratan ketat dari negara tujuan. Baca Juga:   Karantina Kalimantan Barat Perkuat Sinergi Internal Melalui Apel Pagi Kepala Karantina Kalimantan Barat, Ferdi menyatakan, “Karantina menjadi garda terdepan dalam memastikan mutu dan kesehatan ikan arwana ekspor. Dengan pengawasan berlapis, Indonesia tidak hanya menjaga reputasi sebagai pemasok ikan hias berkualitas, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap standar internasional,” ungkapnya. Dengan tren positif ini, arwana super red tidak hanya menjadi komoditas unggulan ekspor Indonesia, tetapi juga menjadi jembatan budaya yang mempertemukan nilai ekonomi dengan tradisi masyarakat Tionghoa. Melalui pengawasan ketat oleh Karantina Kalbar, produk ini semakin dipercaya di pasar global sebagai produk yang indah, sehat, dan berkualitas tinggi. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK