faktakalbar

DPRD Kalbar Dorong Bank Kalbar Pacu Kinerja dan Laba Bersih demi Tingkatkan Dividen PAD

Faktakalbar.id - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Barat, Agus Sudarmansyah, mendorong jajaran manajemen Bank Kalbar untuk terus memacu kinerja dan kualitas pelayanan demi menjaga pertumbuhan laba bersih secara konsisten.

Penulis: Natash Wednesday, 15 July 2026 📖 2 menit
DPRD Kalbar Dorong Bank Kalbar Pacu Kinerja dan Laba Bersih demi Tingkatkan Dividen PAD
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Barat Agus Sudarmansyah memberikan keterangan terkait dorongan peningkatan kinerja dan kontribusi dividen Bank Kalbar terhadap PAD daerah. (Dok. ist)

Faktakalbar.id - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Barat, Agus Sudarmansyah, mendorong jajaran manajemen Bank Kalbar untuk terus memacu kinerja dan kualitas pelayanan demi menjaga pertumbuhan laba bersih secara konsisten.

Langkah pembenahan dan optimalisasi kinerja tersebut dinilai krusial agar perbankan milik daerah ini mampu membukukan tren pertumbuhan laba bersih yang positif dari tahun ke tahun.

Kenaikan laba bersih perusahaan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan alokasi dividen yang menjadi salah satu pilar penopang Pendapatan Asli Daerah Kalimantan Barat.

“Tentu harapan kita Bank Kalbar terus meningkatkan performa pelayanannya di sektor perbankan. Dengan begitu, laba bersihnya dari tahun ke tahun bisa terus meningkat,” ujar Agus saat memberikan keterangan di ruang kerjanya.

Di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis dan penuh tantangan, manajemen Bank Kalbar dituntut untuk lebih adaptif serta cermat dalam membaca peluang pasar.

Kemampuan mengantisipasi risiko bisnis menjadi kunci utama agar performa operasional perusahaan tetap terjaga di jalur pertumbuhan yang positif.

Sebagai badan usaha milik daerah, Bank Kalbar memegang peran strategis dalam menopang postur keuangan wilayah melalui kontribusi hasil pengelolaan kekayaan daerah.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat merupakan pemegang saham terbesar, sehingga fluktuasi perolehan laba bank akan memengaruhi kapasitas fiskal daerah secara langsung.

“Harapan kita Bank Kalbar bisa memberikan kontribusi yang jauh lebih besar terhadap PAD. Bagaimanapun, Pemprov Kalbar adalah pemegang saham utama yang mengandalkan dividen ini untuk pembangunan,” lanjutnya.

Selain fokus pada penguatan sektor fiskal, politisi senior ini meminta Bank Kalbar memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi riil.

Langkah konkret yang didorong adalah perluasan jangkauan penyaluran Kredit Usaha Rakyat serta inovasi layanan perbankan yang ramah bagi pelaku usaha lokal.

“Penyaluran kredit yang tepat sasaran akan sangat membantu pertumbuhan UMKM dan mempercepat roda perputaran ekonomi di seluruh wilayah Kalimantan Barat,” tambahnya.

Di samping mengejar target profitabilitas bisnis, manajemen diingatkan agar tetap menjaga efektivitas serta transparansi dalam penyaluran program tanggung jawab sosial perusahaan.

Pengalokasian dana program sosial tersebut diprioritaskan untuk penguatan modal UMKM, perbaikan sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, serta pembangunan infrastruktur desa.

“Kuncinya ada pada perbaikan tata kelola manajemen dan peningkatan mutu pelayanan. Jika itu berjalan baik, laba bersih otomatis naik, dividen membesar, dan kontribusi terhadap PAD pun akan semakin optimal,” pungkas Agus.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK