Baznas Kerahkan 70 Personel untuk Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah
Baznas mengerahkan 70 personel untuk menangani karhutla di lima wilayah. Rumah Sehat Oksigen di Palangka Raya telah melayani 261 orang terdampak asap.
Faktakalbar.id - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengerahkan 70 personel respons untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Kalimantan. Selain melakukan pemadaman, Baznas juga menyalurkan bantuan kemanusiaan serta menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak asap.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, mengatakan pengerahan personel dilakukan untuk mendukung upaya penanganan kebakaran sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, petugas, dan relawan di lapangan.
Hingga Sabtu (24/10/2026), Baznas telah mengerahkan 70 personel respons dari berbagai wilayah, dengan dukungan tenaga medis di Kalimantan Tengah.
Pemadaman Dilakukan di Lima Wilayah
Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) melakukan pemadaman langsung di sejumlah daerah, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Barat.
Salah satu lokasi yang masih menjadi perhatian adalah Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Menurut Wakil Kepala Baznas Tanggap Bencana, Taufik Hidayat, tim masih berada di lokasi untuk melanjutkan proses pemadaman setelah kebakaran kembali terjadi selama beberapa hari terakhir.
Penanganan karhutla memerlukan upaya berkelanjutan karena api yang kembali muncul dapat memperpanjang dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.
Rumah Sehat Oksigen Layani 261 Orang
Selain pemadaman, Baznas mengoperasikan Rumah Sehat Oksigen di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Fasilitas tersebut telah memberikan layanan kesehatan kepada 261 orang.
Layanan ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang terdampak asap kebakaran. Keberadaannya menjadi bagian dari penanganan kemanusiaan yang berjalan bersamaan dengan upaya pemadaman di lokasi karhutla.
Baznas juga mendirikan dapur air untuk memenuhi kebutuhan minuman dan makanan ringan bagi petugas serta relawan yang bekerja di lapangan.
Bantuan Masker hingga Air Bersih Disalurkan
Baznas turut menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak. Bantuan tersebut meliputi masker bagi warga dan siswa sekolah, makanan siap saji, susu UHT, roti untuk anak-anak, air bersih, serta multivitamin bagi warga dan relawan.
Penyaluran bantuan juga menjangkau wilayah di luar Kalimantan, termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai di Jawa Barat.
Idy Muzayyad menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama berbagai pihak. Menurutnya, dukungan tidak cukup hanya berupa pemadaman api, tetapi juga perlu mencakup pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta petugas yang terdampak.
Penanganan Karhutla Membutuhkan Kerja Sama
Kebakaran hutan dan lahan berpotensi menimbulkan dampak luas, mulai dari kerusakan lingkungan hingga gangguan kesehatan akibat paparan asap. Karena itu, upaya pemadaman perlu disertai langkah perlindungan terhadap warga, terutama anak-anak dan kelompok rentan.
Pengerahan personel, layanan kesehatan, serta distribusi logistik yang dilakukan Baznas merupakan bagian dari dukungan kemanusiaan di tengah penanganan karhutla.
Baznas menyatakan akan terus memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan. Sementara itu, penanganan kebakaran di Kecamatan Sebangau, Palangka Raya, masih berlangsung berdasarkan keterangan tim Baznas Tanggap Bencana.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.