faktakalbar

Batas Akhir Pendaftaran Calon Ketua Kadin Kalbar, Hanya Satu Kandidat Penuhi Persyaratan

Penulis: Redaksi Saturday, 03 August 2024 📖 1 menit
Batas Akhir Pendaftaran Calon Ketua Kadin Kalbar, Hanya Satu Kandidat Penuhi Persyaratan

PONTIANAK- Panitia Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Barat mengumumkan bahwa batas akhir pendaftaran calon Ketua Umum Kadin Kalbar periode 2024-2029 telah ditutup pada 2 Agustus 2024 pukul 16.00 WIB. Pendaftaran yang dimulai sejak 9 Juli 2024 ini telah menarik minat empat kandidat yang mengambil formulir pendaftaran.

Empat kandidat tersebut adalah Agus Priyanto, Nugroho Henray, Arya Rizqi Darsono, dan H. Soleh. Namun, dari keempatnya, hanya Arya Rizqi Darsono yang mengembalikan formulir pendaftaran lengkap dengan seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh panitia.

“Pendaftaran calon Ketua Umum Kadin Kalbar telah resmi ditutup. Dari empat kandidat yang mengambil formulir, hanya Arya Rizqi Darsono yang mengembalikan formulir beserta semua persyaratan yang dibutuhkan,” ujar Nugroho Henray, selaku Steering Committee (SC) Musprov Kadin Kalbar.

Profil singkat Arya Rizqi Darsono, pria kelahiran Jakarta,15 Juli 1980 dan bermukim di Jakarta, saat ini menjabat sebagai PJS Ketua Umum caretaker Kadin Kalimantan Barat. Ia memiliki pengalaman di industri energi dan pertambangan, dengan posisi sebelumnya sebagai Group CEO di Garpati Group dan Direktur Utama di PT. Mekko Metal Mining. Arya juga pernah menjabat sebagai Komisaris di PT. Perkasa Alumina Indonesia dan aktif dalam berbagai asosiasi profesional, termasuk sebagai Kepala Komite Tetap Mineral dan Batubara di Kadin Indonesia.

Musyawarah Provinsi Kadin Kalimantan Barat akan dilaksanakan pada 9 Agustus 2024 di Ballroom Grand Anggrek Hotel Ibis Pontianak. Acara ini menjadi momen penting bagi para pengusaha di Kalimantan Barat untuk memilih pemimpin baru yang diharapkan mampu membawa perubahan positif dan kemajuan bagi dunia usaha di wilayah tersebut.(ro)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK