faktakalbar

AUSTRALIA TARIK PENGAKUAN YERUSALEM BARAT

Penulis: Redaksi Thursday, 20 October 2022 📖 1 menit
AUSTRALIA TARIK PENGAKUAN YERUSALEM BARAT
Hari ini, pemerintah Australia telah menegaskan kembali posisi pemerintah Australia sebelumnya bahwa kota Yerusalem merupakan status akhir yang harus diselesaikan sebagai bagian dari negosiasi perdamaian antara Israel dan masyarakat Palestina.Demikian siaran pers dari Kedubes Australia di Jakarta yang diterima faktakalbar.id. Seperti disampaikan Menteri Luar Negeri, Hon Penny Wong, kebijakan ini menganulir pengakuan Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel oleh pemerintahan Morrison.Kedutaan Besar Australia telah lama berada dan akan tetap berada di Tel Aviv. Australia berkomitmen terhadap penyelesaian dua-negara di mana Israel dan negara Palestina nantinya dapat hidup berdampingan, secara damai dan aman dalam perbatasan yang diakui secara internasional."Kami tidak akan mendukung upaya yang merusak harapan ini," Pemerintahan Albanese memperbarui komitmen Australia dalam upaya internasional untuk mewujudkan solusi dua-negara yang adil dan abadi. Australia akan tetap menjadi rekan setia Israel. Kami merupakan salah satu negara pertama yang memberikan pengakuan resmi bagi Israel dibawah pemerintahan Perdana Menteri Ben Chifley. Pemerintahan kami tetap akan memberikan dukungan terhadap Israel dan komunitas Yahudi di Australia. Australia juga dengan kukuh mendukung masyarakat Palestina, memberikan sokongan kemanusiaan setiap tahun sejak 1951 dan mendukung kelanjutan negosiasi perdamaian. "Saya menyesal bahwa keputusan Morrison untuk berpolitik mengakibatkan pergeseran posisi Australia, dan penderitaan yang diakibatkan perubahan ini terhadap sejumlah warga di komunitas Australia yang sangat peduli dengan masalah ini." tegas Hon Penny Wong. (rfk)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK