faktakalbar

Australia Dukung Keseteraan Gender dan Inklusi Sosial Sektor Pelayanan Publik Indonesia

Penulis: Redaksi Thursday, 18 August 2022 📖 1 menit
Australia Dukung Keseteraan Gender dan Inklusi Sosial Sektor Pelayanan Publik Indonesia
Kemaren 116 peserta dari 13 kementerian dan lembaga Indonesia menyelesaikan pelatihan percontohan Kepemimpinan Inklusif dan Transformatif yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi manajerial, sosial budaya, dan teknis di sektor pelayanan publik. Dalam siaran pers yang diterima faktakalbar.id dari Kedubes Australia di Jakar dijelaskan, kegiatan tersebut diselenggarakan melalui kerja sama dengan Kemitraan Australia Indonesia untuk Pembangunan Ekonomi (Prospera), lembaga pemerintah Indonesia dan Universitas Teknologi Queensland, pelatihan ini dirancang untuk membangun kepercayaan diri, ketahanan, dan bimbingan bagi perempuan yang tengah membangun karier. Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams mengatakan, “Saya senang bahwa Australia dan Indonesia bekerja sama untuk mempromosikan dan memajukan kesetaraan gender dan inklusi sosial di sektor pelayanan publik.” “Keragaman gender dan inklusi sosial itu penting. Tidak hanya untuk sektor publik agar lebih mewakili masyarakat yang mereka layani, tetapi juga untuk memastikan bahwa aspirasi dan pengalaman warga yang beragam tercermin dalam proses pengambilan keputusan.” Kepala Sektor Publik Prospera, Roksana Khan mengatakan, “Pelatihan percontohan ini adalah satu dari beberapa cara pimpinan aparatur sipil negara Indonesia dapat menggunakan kepemimpinan mereka untuk menghasilkan kebijakan dan layanan yang mencerminkan keragaman kepada masyarakat.” Prospera adalah Kemitraan Pembangunan Ekonomi Australia Indonesia yang mendukung Pemerintah Indonesia untuk memperkuat tata kelola ekonomi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, dan inklusif.(rfk)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK