Atasi Keterbatasan Tempat Duduk Bandara Singkawang, 23 Unit Kursi Hibah Mulai Difungsikan
Faktakalbar.id - Fasilitas ruang tunggu Bandara Singkawang kini mendapatkan penambahan 23 unit kursi baru hasil hibah dari 14 donatur guna menunjang kenyamanan para pengguna jasa penerbangan.
Faktakalbar.id - Fasilitas ruang tunggu Bandara Singkawang kini mendapatkan penambahan 23 unit kursi baru hasil hibah dari 14 donatur guna menunjang kenyamanan para pengguna jasa penerbangan.
Penambahan tempat duduk tersebut menjadi solusi atas keterbatasan fasilitas terminal yang sebelumnya membuat sebagian penumpang terpaksa berdiri maupun duduk di lantai.
Setiap unit kursi baru berkapasitas tiga hingga empat orang sehingga mampu menampung puluhan calon penumpang tambahan secara bersamaan.
Kondisi ruang tunggu yang terbatas kerap dikeluhkan publik, terutama saat lonjakan jumlah penumpang terjadi pada jam-jam sibuk penerbangan.
Penambahan fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan standar kenyamanan dan kualitas pelayanan publik di terminal kedatangan maupun keberangkatan bandara.
"Atas nama Pemerintah Kota Singkawang, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur yang telah ikut berpartisipasi memberikan kursi untuk ruang tunggu penumpang," kata Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie.
"Dengan adanya penambahan kursi ini, semakin banyak penumpang yang bisa duduk dengan nyaman. Jadi, tidak ada lagi penumpang yang harus berdiri ataupun duduk di lantai karena keterbatasan tempat duduk," ujarnya.
Pihak pengelola bandara memastikan seluruh unit kursi hibah telah ditata dan langsung siap digunakan oleh para calon penumpang.
Meningkatnya kapasitas ruang tunggu diproyeksikan dapat menyerap kepadatan penumpang saat jadwal penerbangan berhimpitan.
Pengelola bandara terus memetakan kebutuhan fasilitas pendukung lainnya demi menjaga kelancaran operasional harian.
Ketersediaan fasilitas yang memadai menjadi faktor kunci dalam mendorong kepuasan publik terhadap jasa transportasi udara daerah.
Masyarakat pengguna jasa penerbangan diimbau untuk ikut menjaga serta merawat fasilitas publik yang telah disediakan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.