faktakalbar

Arya Rizqi Darsono Resmi Terpilih Sebagai Ketua Kadin Kalbar Periode 2024-2029, Fokus Perkuat Ekonomi Daerah

Penulis: Redaksi Friday, 09 August 2024 📖 1 menit
Arya Rizqi Darsono Resmi Terpilih Sebagai Ketua Kadin Kalbar Periode 2024-2029, Fokus Perkuat Ekonomi Daerah

PONTIANAK– Musyawarah Provinsi (Muprov) VII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Barat menghasilkan keputusan penting dengan terpilihnya Arya Rizqi Darsono sebagai Ketua Umum Kadin Kalbar untuk periode 2024-2029. Pemilihan yang berlangsung pada Jumat, 9 Agustus 2024, ini berjalan lancar sesuai dengan ketentuan AD/ART Kadin dan disahkan melalui peraturan Nomor: 09/Muprov/VIII/2024. Arya terpilih secara aklamasi, menunjukkan dukungan penuh dari seluruh anggota yang hadir.

Dalam sambutannya, Arya Rizqi Darsono mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. "Saya sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh seluruh anggota Kadin. Ini adalah amanah besar yang akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya," ucapnya. Ia juga menyampaikan bahwa selama masa jabatannya sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Ketua Kadin Kalbar, ia telah melakukan berbagai langkah untuk memperluas kehadiran Kadin di berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Rizqi juga menggarisbawahi bahwa dalam 30 hari ke depan, ia akan fokus pada penyusunan kader Kadin Kalbar dengan memilih pelaku usaha yang benar-benar memahami sektor mereka. "Kami akan memilih kader yang bukan hanya sekadar anggota, tetapi pelaku usaha yang memiliki pemahaman mendalam tentang sektor yang mereka tekuni," tegas Rizqi.

Sebagai Ketua Kadin yang baru, Rizqi berkomitmen untuk memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah. Ia berharap Kadin dapat membantu pelaku usaha di Kalimantan Barat dalam proses perizinan dan sektor lainnya, sejalan dengan fungsi Kadin yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987.(*ro)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK