faktakalbar

Analisis Taktik Ruben Amorim Pelatih Baru MU

Penulis: Redaksi Monday, 11 November 2024 📖 2 menit
Analisis Taktik Ruben Amorim Pelatih Baru MU
JAKARTA - Manchester United langsung bergerak cepat setelah pemecatan Erik ten Hag, dan nama Ruben Amorim, pelatih Sporting Lisbon yang berusia 39 tahun, muncul sebagai kandidat utama dan langsung dipilih untuk mengisi bangku pelatih. Amorim telah membuktikan kemampuannya dalam melatih klub besar di Portugal, mengakhiri dominasi dua raksasa, Porto dan Benfica dengan meraih gelar juara Liga Portugal bersama Sporting CP. Keberhasilan tersebut bersama dengan gelar Piala Liga dan konsistensi dalam mempertahankan performa tim, menjadi bukti bahwa Amorim adalah pelatih yang siap menangani tim besar seperti Manchester United. Taktik Ruben Amorim dikenal dengan formasi tiga bek, baik 3-4-3 maupun 3-4-2-1, yang dilengkapi dengan dua gelandang bertipe box-to-box dan wingback yang menjaga lebar lapangan. Selama melakukan build-up serangan, Amorim mengatur formasi menjadi 3-2-5 atau 4-2-2-2 dengan satu centerback bergerak maju untuk mengisi posisi gelandang. Gaya bermain ini memungkinkan Sporting untuk menggabungkan permainan possession dengan serangan langsung yang cepat, menggunakan Victor Gökeres, striker target man yang sangat efektif dalam duel dan menerima umpan langsung. Keunggulan Amorim dalam mengkombinasikan permainan possession dengan serangan cepat memberikan dampak positif pada Sporting CP, yang mampu menguasai bola lebih banyak daripada kebanyakan tim di Liga Portugal. Ini menjadi berita baik bagi Manchester United, yang saat ini struggle dengan penguasaan bola di bawah Erik ten Hag. Amorim mampu memberikan struktur yang lebih rapi dalam build-up di mana bola dipindahkan dengan umpan kombinasi yang cepat dan vertikal, serta memanfaatkan ruang terbuka di antara lini pertahanan lawan. Tentu saja, taktik Ruben Amorim tidak hanya terbatas pada aspek menyerang. Ia juga menerapkan pertahanan dengan garis tinggi menggunakan formasi lima bek yang lebih fleksibel yang dikenal dengan istilah "Pentagon" atau segilima. Pendekatan ini, meskipun jarang diterapkan oleh tim besar di Eropa, memberikan tekanan pada lawan dan memungkinkan transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Dengan manajemen yang teruji, Amorim diharapkan bisa menangani ego pemain besar di Manchester United dan membawa tim ini kembali ke jalur kemenangan. Namun, tantangan besar menantinya, mengingat Manchester United adalah klub dengan sejarah dan ekspektasi yang sangat tinggi.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK