faktakalbar

AI Temukan Asteroid yang Bisa Hancurkan Negara, Dekati Bumi !

Penulis: Redaksi Thursday, 10 August 2023 📖 1 menit
AI Temukan Asteroid yang Bisa Hancurkan Negara, Dekati Bumi !
Teknologi kecerdasan buatan (AI) sekali lagi memamerkan kebolehannya 'mengalahkan' manusia. Menurut laporan terbaru, algoritma AI mampu mendeteksi asteroid pembunuh yang terbang melintasi Bumi.Demikian seperti dilansir Fakta Kalbar dari cnbc. Algoritma AI yang dinamai 'HelioLinc3D' sejatinya diciptakan untuk fasilitas Vera Rubin Observatory di Chile Utara. Lantas, algoritma tersebut mengidentifikasi asteroid berbahaya yang terlewat dari pengidentifikasian mata manusia, dilaporkan  New York Times,  Rabu (9/8). Asteroid yang dinamai 2022 SF289 tersebut berukuran kira-kira 600 kaki dan diprediksi akan menjangkau Bumi pada jarak 140.000 mil. Sebagai gambaran, jarak itu sekitar setengah jarak Bumi ke Bulan. Ukuran asteroid ini sebenarnya terhitung kecil, sehingga sulit teridentifikasi mata manusia. Namun, dampaknya dikatakan bisa menghancurkan seluruh kota atau negara jika sampai menghantam Bumi. Kabar baiknya, asteroid ini belum akan sampai ke Bumi dalam waktu dekat. Namun, fakta bahwa AI bisa mendeteksinya setelah tim NASA melewatkannya, merupakan sebuah pencapaian luar biasa. Apalagi, fasilitas Rubin Observatory sejatinya belum beroperasi penuh. Nantinya, menurut laporan  Times , fasilitas ini akan memotret kondisi langit setiap 3 malam sekali. Dengan algoritma yang menemaninya, maka kamera itu bisa mengumpulkan banyak data langit yang berguna untuk pengetahuan manusia. "Dengan mendemonstrasikan kondisi dunia via software di Rubin, kita bisa mendeteksi ribuan asteroid berbahaya," kata peneliti University of Washington, Ari Henze, dikutip dari  Futurism ."Penemuan dari 2022 SF289 akan membuat kita semua aman," pungkasnya. (rfk/ind)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK