faktakalbar

670 Warga Pontianak Terima Bansos Tunai, Sasar Kelompok Non-PKH dan BPNT

Faktakalbar.id - Sebanyak 670 warga berpenghasilan rendah di Kota Pontianak menerima bansos tunai di Pontianak sebesar Rp600 ribu per orang setelah terdata belum tersentuh bantuan pemerintah pusat

Penulis: Natash Thursday, 13 August 2026 📖 1 menit
670 Warga Pontianak Terima Bansos Tunai, Sasar Kelompok Non-PKH dan BPNT
Penyerahan bantuan sosial tunai secara simbolis kepada warga berpenghasilan rendah di Aula Kantor Camat Pontianak Kota. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Sebanyak 670 warga berpenghasilan rendah di Kota Pontianak menerima bansos tunai di Pontianak sebesar Rp600 ribu per orang setelah terdata belum tersentuh bantuan pemerintah pusat seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun Program Keluarga Harapan (PKH) pada Selasa (11/8/2026).

Distribusi bantuan keuangan tersebut dilaksanakan secara bergelombang untuk menjangkau warga miskin di berbagai kawasan pemukiman.

Sebanyak 403 penerima manfaat tercatat berasal dari wilayah Kecamatan Pontianak Kota.

Sementara itu, sebanyak 263 penerima dari wilayah Kecamatan Pontianak Utara dan Pontianak Timur dijadwalkan menerima giliran penyerahan bantuan pada Kamis mendatang.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memimpin langsung penyerahan bantuan secara simbolis di Aula Kantor Camat Pontianak Kota.

Edi menegaskan bahwa skema bantuan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat miskin yang belum terjangkau program nasional.

"Nilainya mungkin Bapak-Ibu merasa masih kurang. Namun yang paling penting kita bisa bersilaturahmi dan menyampaikan informasi tentang pembangunan di Kota Pontianak," ujarnya usai penyerahan simbolis di Aula Kantor Camat Pontianak Kota, Selasa (11/8/2026).

Seluruh dana bantuan disalurkan tanpa potongan langsung ke rekening bank lokal milik warga penerima manfaat.

Kebijakan pencairan bansos tunai di Pontianak ini juga dibarengi dengan skema pendaftaran rekening baru melalui Bank Kalbar.

Kepala daerah berharap alokasi bantuan finansial ini dapat digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan pokok serta menyisihkan sebagian untuk tabungan.

"Silakan digunakan, disisihkan, atau ditambahkan untuk menabung demi masa depan anak," pungkasnya.


Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK