Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis di SPBU Pertamina dan BP

"Pertamina menyatakan siap mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait mandatori campuran etanol 10% (E10) pada BBM untuk kurangi impor dan dorong transisi energi."
Imbas perang AS-Israel dengan Iran, harga BBM nonsubsidi naik drastis. Pertamax Turbo capai Rp19.400 dan Dexlite Rp23.600. SPBU Shell alami kelangkaan. (Dok. Ist)

Baca Juga: Cek! Harga BBM Pertamina 1 Desember 2025: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi, Pertalite Stabil

Di sisi lain, jaringan SPBU multinasional lainnya seperti Shell dan Vivo terpantau belum mengumumkan penyesuaian harga baru sejak pecahnya perang tersebut. Namun, akibat tertahannya harga di tengah melonjaknya harga minyak dunia, SPBU Shell kini dilaporkan mulai mengalami kelangkaan stok pasokan bahan bakar di berbagai titik. Berdasarkan data terakhir yang berlaku sejak 1 Maret 2026, SPBU Shell masih mematok harga Shell Super sebesar Rp12.390 per liter dan V-Power Diesel sebesar Rp14.620 per liter.

Sementara itu, SPBU Vivo yang juga menahan harga per 1 Maret 2026 juga mulai merasakan dampak berupa kelangkaan stok, khususnya untuk BBM jenis solar. Daftar harga di Vivo saat ini masih mematok Revvo 92 di angka Rp12.390 per liter, Revvo 95 sebesar Rp12.930 per liter, dan bahan bakar Diesel Primus pada harga Rp14.610 per liter. Situasi pasar energi ini diprediksi masih akan terus bergejolak jika ketegangan geopolitik tidak kunjung mereda.

(*Red)