Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Rabu 15 April, Waspada Hujan Disertai Petir
Pasalnya, kondisi cuaca hujan tersebut berpotensi kuat disertai dengan sambaran kilat atau petir serta tiupan angin kencang yang berdurasi singkat di sejumlah wilayah.
Berdasarkan pemutakhiran data peta potensi hujan harian BMKG pada Rabu (15/4/2026) pukul 20.20 WIB, curah hujan dengan intensitas sedang (20 hingga 50 milimeter per hari) akan mendominasi sebagian besar wilayah daratan.
Daerah yang diprakirakan mengalami hujan sedang pada hari Kamis ini meliputi wilayah Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Kota Singkawang, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.
Sementara itu, beberapa wilayah administratif lainnya diprakirakan berada dalam kategori aman dengan curah hujan intensitas ringan (0,5 hingga 20 milimeter per hari). Wilayah tersebut mencakup kawasan pesisir dan dataran rendah seperti Kabupaten Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, dan ibu kota provinsi, yakni Kota Pontianak.
Selain rilis data cuaca harian, BMKG juga mempublikasikan proyeksi potensi hujan untuk periode sepekan ke depan yang berlaku mulai Kamis, 16 April 2026, hingga Rabu, 22 April 2026. Tren dinamika cuaca di wilayah Kalimantan Barat secara umum masih akan terpantau fluktuatif.
Berdasarkan tabel peringatan dini, wilayah Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, Kota Pontianak, dan Kubu Raya cenderung berjalan stabil dengan potensi hujan ringan di sepanjang pekan. Sebaliknya, wilayah Kabupaten Kapuas Hulu dan Melawi menunjukkan pola cuaca ekstrem yang berpotensi diguyur hujan sedang nyaris di sepanjang minggu ini.
Menyikapi prakiraan cuaca Kalimantan Barat yang dinamis ini, warga dengan mobilitas tinggi sangat disarankan untuk selalu membawa perlengkapan jas hujan pelindung diri. Para pengguna jalan raya juga dituntut untuk mengendarai kendaraan secara lebih berhati-hati mengingat kondisi permukaan aspal yang menjadi lebih licin serta tingginya risiko jarak pandang terbatas saat hujan lebat turun secara tiba-tiba.
Peringatan dini yang dikeluarkan secara resmi oleh otoritas pemantau cuaca ini sangat penting untuk diperhatikan oleh seluruh elemen masyarakat demi keselamatan bersama. Memantau perkembangan informasi prakiraan cuaca Kalimantan Barat melalui kanal situs web maupun aplikasi pintar BMKG secara rutin merupakan langkah mitigasi mandiri yang krusial guna menghindari dampak kerugian akibat fenomena cuaca buruk.
(*Red)
















