Aila Afifah Asal Pontianak Jadi Calhaj Termuda di Indonesia

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyalami dan memberikan semangat kepada Aila Afifah, calon jemaah haji termuda di Indonesia asal Kota Pontianak, dalam acara manasik haji di Aula Masjid Raya Mujahidin. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyalami dan memberikan semangat kepada Aila Afifah, calon jemaah haji termuda di Indonesia asal Kota Pontianak, dalam acara manasik haji di Aula Masjid Raya Mujahidin. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Bapak-Ibu harus optimis. Dengan keyakinan itu, kita percaya apa yang kita lakukan diridai Allah SWT. Ini adalah proses panjang menuju puncaknya nanti di wukuf di Arafah,” imbuhnya.

Ia menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar ritual, melainkan perjalanan menata hati yang membutuhkan kesabaran, kekuatan mental, serta kondisi fisik yang prima di tengah jutaan jemaah dari seluruh dunia dengan kondisi cuaca yang panas.

Baca Juga: Tatap Tiga Kejuaraan Bergengsi, Atlet Junior dan Senior PASI Kota Pontianak Geber Latihan Intensif

“Yang paling penting adalah menjaga kesehatan, karena puncaknya nanti di Arafah. Selain itu, mental juga harus kuat dan sabar,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota meminta para jemaah untuk turut mendoakan Kota Pontianak agar senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan kemajuan.

“Jangan lupa doakan Kota Pontianak juga. Mudah-mudahan seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan pulang menjadi haji yang mabrur,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Perwakilan Kota Pontianak Muslimin menjelaskan jumlah jemaah tahun ini memang meningkat dari tahun sebelumnya.

Kuota jemaah tersebut telah dibagi untuk masing-masing kabupaten kota sejak awal penetapan. Muslimin juga memastikan bahwa seluruh proses administrasi telah berjalan lancar.

“Biasa kami kendala paspor jemaah, tapi tahun ini tidak ada kendala hingga tenggat waktunya,” pungkasnya.

(FR)