4. Menghindari Emotional Burnout
Berinvestasi secara emosional kepada orang yang akhirnya pergi adalah hal yang sangat melelahkan.
Secara psikologis, manusia memiliki batas energi untuk berempati dan menjalin koneksi.
Batasan diri yang muncul setelah berkali-kali ditinggalkan bertujuan untuk mencegah emotional burnout.
Anda mulai belajar untuk berkata “tidak” pada komitmen atau hubungan yang terlihat tidak stabil sejak awal.
5. Proses Re-definisi Harga Diri (Self-Worth)
Pengalaman ditinggalkan sering kali membuat seseorang sempat mempertanyakan harga dirinya.
Namun, saat proses pemulihan terjadi, muncul kesadaran bahwa self-worth tidak ditentukan oleh kehadiran orang lain. Batasan diri yang muncul adalah cara Anda untuk menghargai diri sendiri.
Anda mulai menetapkan aturan tentang bagaimana orang lain seharusnya memperlakukan Anda, dan tidak ragu untuk menjauh jika batasan tersebut dilanggar.
Baca Juga: Tubuh Butuh Relaksasi! Ini 5 Tips Meredakan Nyeri di Dada Setelah Lelah Seharian
(Mira)
















