Warga Siap Bebaskan Lahan, Pemdes Sukakarya Upayakan Percepatan Listrik ke Batu Menang

Kepala Desa Sukakarya Harsoyo bersama rombongan saat menyerahkan dokumen aspirasi dan proposal percepatan jaringan listrik kepada pihak terkait. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Kepala Desa Sukakarya Harsoyo bersama rombongan saat menyerahkan dokumen aspirasi dan proposal percepatan jaringan listrik kepada pihak terkait. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Berdasarkan apa yang kami sampaikan, kemungkinan besar masuknya jaringan listrik ke Batu Menang bisa dipercepat. Bisa saja dalam tahun ini atau tahun depan, meskipun mereka belum bisa memastikan waktu persisnya,” tambahnya.

Meski demikian, Harsoyo menyadari bahwa keputusan final berada di tingkat pusat, khususnya PLN, sementara pihak kementerian berperan dalam pengelolaan anggaran dan program.

Baca Juga: Cegah Kemacetan, Satpol PP Ketapang Panggil Jukir dan Pemilik Toko Elegan

Ia menyebutkan, tahun ini Provinsi Kalimantan Barat mendapat alokasi anggaran sektor kelistrikan sekitar Rp9 triliun, namun penentuan skala prioritas tetap menjadi wewenang PLN pusat.

Di sisi lain, dukungan infrastruktur kelistrikan di wilayah sekitar juga mulai ditingkatkan. Camat Marau saat meninjau pembangkit di Air Upas mengonfirmasi adanya penambahan delapan mesin baru di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) setempat.

Fasilitas ini disiapkan untuk menjaga stabilitas pasokan listrik di tiga kecamatan, terutama saat musim kemarau.

Dengan adanya komitmen pembebasan lahan dari warga dan koordinasi yang terus berjalan, Pemdes Sukakarya berharap krisis listrik di Batu Menang dapat segera teratasi sehingga masyarakat bisa menikmati aliran listrik yang stabil dan berkelanjutan.

(FR)