“Ini menjadi momentum buat kami sebagai anak muda di Kota Pontianak khususnya, bahwa ini bukan hanya sekedar silaturahmi dan dialog saja, tapi bagaimana kami juga bertukar pikiran bersama pemangku kepentingan,” tambahnya.
Pemahaman Kondisi Keberagaman Daerah
Peserta acara ikut berdiskusi mengenai kondisi keberagaman budaya dan agama di masyarakat. Kelompok ini merespons dinamika terkini terkait jadwal agenda kultural dan keagamaan daerah yang berdekatan.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Movie Menarik Pengisi Waktu Sebelum Buka Puasa
“Jadi kami juga tahu keadaan, kemarin juga ada kegiatan Cap Go Meh, ada Ramadan pada hari ini, dan kemudian ada pembicaraan terkait menyambut Hari Raya Idul Fitri,” tuturnya.
Dialog lintas sektor memfasilitasi generasi muda menyerap kearifan lokal secara langsung dari narasumber dan organisasi adat. Mereka menunjukkan langkah konkret dalam merawat kerukunan dan stabilitas sosial wilayah.
(*Sr)
















