“Satgas Ops Ketupat Kapuas 2026 siap melaksanakan pelayanan kepada Masyarakat. Apabila Masyarakat memerlukan respon cepat, kami mengimbau agar segera menghubungi Call Center 110,” ujar Marsdianto.
Ia juga mengingatkan bahwa standar keberhasilan operasi pengamanan ini tidak hanya diukur dari kelancaran arus lalu lintas di jalan raya, tetapi juga dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap kehadiran anggota Polri pada saat situasi darurat.
“Keberhasilan operasi bukan hanya terlihat di jalan, tapi terasa saat masyarakat menelepon dan dilayani dengan cepat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang, selaku Kasatgas Humas Opsda Ketupat Kapuas, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memasifkan edukasi dan menyebarkan informasi terkini.
Fokus penyebaran informasi akan diarahkan pada kondisi jalur rute mudik serta berbagai tips keamanan selama perjalanan darat.
“Kami ingin memastikan pesan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ benar-benar sampai ke Masyarakat. Melalui sinergi antar satgas, kami berkomitmen menyediakan informasi yang transparan dan memudahkan warga yang ingin merayakan hari raya di kampung halaman,” ungkap Bambang.
Rangkaian Operasi Ketupat Kapuas 2026 ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan.
Selain itu, aparat kepolisian menargetkan operasi ini dapat memberikan jaminan keamanan yang maksimal bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat, baik yang meninggalkan rumah untuk mudik maupun yang sedang berada dalam perjalanan panjang menuju kampung halaman.
(*Red)
















