Kasus Campak Melonjak Pasien Wajib Lakukan Isolasi Mandiri

Ilustrasi - Pasien campak wajib melakukan isolasi mandiri di rumah untuk mencegah penularan. Masyarakat harus menghindari kerumunan saat mengalami gejala campak. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Pasien campak wajib melakukan isolasi mandiri di rumah untuk mencegah penularan. Masyarakat harus menghindari kerumunan saat mengalami gejala campak. (Dok. Ist)

“Pemulihan campak, seperti juga demam berdarah dengue, kalau sudah pulih ya pulih. Artinya, ketika seseorang sudah sembuh, infeksi tersebut benar-benar telah selesai. Kalau kemudian seseorang terkena campak lagi, itu berarti infeksi baru,” ujar Kasim Rasjidi.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, meminta individu yang memiliki tanda atau gejala campak untuk segera menjauhi aktivitas berkumpul.

Ia mengimbau masyarakat yang mengalami demam dan ruam kemerahan untuk menghindari kontak dengan individu sehat dan langsung menjalani isolasi.

“Khusus kepada individu yang memiliki gejala demam, ada tanda-tanda suspek campak seperti ruam kemerahan, sebaiknya tidak kumpul-kumpul, kemudian tidak pergi ke tempat-tempat, termasuk tempat wisata maupun tempat keramaian lainnya. Sebaiknya di rumah saja,” kata Andi Saguni.

(*Sr)