Faktakalbar.id, SARAWAK – Empat orang Warga Negara Indonesia (WNI) dilaporkan mengalami luka-luka dalam sebuah insiden kecelakaan di Sarawak, Malaysia.
Peristiwa nahas tersebut terjadi setelah mobil berjenis Perodua Alza yang mereka tumpangi dilaporkan hilang kendali, keluar dari jalur lintasan, dan menabrak pembatas jalan secara keras di kawasan Jalan Panchor, rute Jalan Kuching–Serian, pada Senin (9/3/2026).
Baca Juga: Tabrakan Motor dan Pikap dalam Kecelakaan di Kubu Raya, Anak 7 Tahun Meninggal Dunia
Juru bicara dari Pusat Gerakan Operasi Bomba Sarawak dalam keterangan resminya mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan darurat mengenai kejadian tersebut pada sekitar pukul 13.38 waktu setempat. Menindaklanjuti laporan warga, tim penyelamat gabungan dari Balai Bomba dan Penyelamat (BBP) Siburan beserta personel dari BBP Serian langsung dikerahkan dengan cepat menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi kecelakaan di Sarawak tersebut, petugas tanggap darurat mendapati kondisi kendaraan telah mengalami kerusakan yang sangat parah di bagian depan akibat benturan keras dengan pembatas jalan. Dari hasil observasi awal di lapangan, petugas menemukan bahwa tiga orang penumpang WNI mengalami luka-luka, namun beruntung posisi mereka tidak dalam keadaan terjepit oleh badan kendaraan.
Sementara itu, kondisi yang lebih mengkhawatirkan dialami oleh pengemudi mobil Perodua Alza tersebut. Pengemudi yang juga merupakan seorang WNI ditemukan masih dalam kondisi terjepit kuat di dalam kabin kemudi kendaraan yang telah ringsek, sehingga membutuhkan penanganan ekstra hati-hati dari tim penyelamat.
Untuk mengeluarkan korban dari himpitan badan mobil, petugas pemadam kebakaran dan penyelamat harus melakukan prosedur ekstraksi khusus. Petugas di lapangan mengevakuasi korban yang terjepit dengan menggunakan peralatan penyelamatan standar operasional khusus, yakni mesin pemotong RTA Combi Tool, guna membuka ruang dan melepaskan jepitan logam secara aman.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Kubu Raya, Pasutri Lansia Tewas Menabrak Truk
Setelah berhasil dievakuasi dari dalam bangkai kendaraan, tiga orang penumpang yang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak paramedis. Ketiganya langsung dilarikan menggunakan armada ambulans menuju Hospital Serian guna mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif.
Di sisi lain, pengemudi kendaraan yang sempat terjepit dilaporkan mengalami cedera yang cukup serius berupa luka terbuka pada bagian kaki kanannya akibat benturan dan himpitan logam. Mengingat kondisinya, pengemudi tersebut kemudian dievakuasi ke Hospital Serian dengan menggunakan kendaraan operasional Emergency Medical Rescue Services (EMRS) Serian, dengan didampingi langsung oleh petugas medis untuk memastikan korban mendapatkan penanganan lanjutan yang tepat.
(*Red)











