Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menyalurkan bantuan biaya operasional kepada 675 petugas fardhu kifayah dan 37 lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah.
Masing-masing petugas fardhu kifayah menerima Rp2,8 juta per orang per tahun, sedangkan setiap lembaga madrasah diniyah memperoleh Rp3,6 juta, Selasa (10/03/2026).
Baca Juga: Warga dan Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Perang Sarung di Pontianak Barat, 10 Bocah Diamankan
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak.
Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap peran krusial para petugas keagamaan dalam melayani masyarakat.
“Petugas fardhu kifayah memiliki tugas yang sangat mulia. Mereka mengurus jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan hingga menguburkan sesuai syariat Islam,” ujarnya usai penyerahan bantuan secara simbolis mewakili Wali Kota Pontianak.
Amirullah mengatakan jumlah petugas fardhu kifayah masih terbatas, terutama dari kalangan generasi muda.
Padahal kebutuhan terhadap petugas tersebut selalu ada di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa tidak semua orang memiliki keberanian untuk menjalankan tugas tersebut, sehingga diharapkan ke depan semakin banyak warga, khususnya generasi muda, yang bersedia menjadi petugas fardhu kifayah.
Selain petugas pemulasaraan jenazah, pemerintah juga menyoroti peran guru Madrasah Diniyah Takmiliyah dalam membekali anak-anak dengan pendidikan agama, mulai dari membaca Al-Qur’an hingga tata cara ibadah.
“Peran guru madrasah diniyah sangat penting dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak baik,” tambahnya.
Sebagai bentuk peningkatan dukungan, Pemerintah Kota Pontianak menaikkan nominal bantuan pada tahun ini.
Baca Juga: Jaga Daya Beli Warga, Pemkot Pontianak Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Idulfitri
Jika tahun lalu bantuan yang diberikan sebesar Rp1,8 juta per orang, pada tahun ini meningkat menjadi Rp2,8 juta per orang per tahun.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pontianak M Yasin selaku ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan penghargaan kepada mereka yang telah mengabdi di tengah masyarakat.
















