“Artinya, keamanan mereka harus benar-benar dijaga,” katanya.
Ia menyoroti pentingnya pengawasan di lingkungan sekolah, khususnya di area asrama. Ia meminta pihak pengelola sekolah memperkuat sistem pengawasan untuk mencegah kekerasan antar siswa sejak awal.
Ia menyarankan pengelola memasang kamera pengawas atau CCTV di beberapa titik di area asrama.
“Sekolah berasrama memang harus ada pengawasan. Minimal ada CCTV di tempat-tempat anak-anak beraktivitas,” jelasnya.
Sukiryanto menyatakan kasus kekerasan antar siswa sering kali terjadi di luar jam kegiatan resmi sekolah.
Oleh karena itu, ia meminta pengelola memperketat pengawasan setelah kegiatan belajar usai.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap pihak sekolah segera mengevaluasi sistem pembinaan dan pengawasan siswa untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(*Sr)
















