Selat Malaka Menjadi Jalur Perdagangan Minyak Tersibuk di Dunia, Capai 23,2 Juta Barel per Hari

"Berdasarkan data terbaru, Selat Malaka menempati posisi pertama sebagai jalur perdagangan minyak tersibuk di dunia dengan volume 23,2 juta barel per hari. "
Berdasarkan data terbaru, Selat Malaka menempati posisi pertama sebagai jalur perdagangan minyak tersibuk di dunia dengan volume 23,2 juta barel per hari. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Jalur laut sempit yang menghubungkan kawasan produksi dengan pasar global menjadi urat nadi utama dalam perdagangan minyak dunia.

Berdasarkan data dari Visual Capitalist dan U.S. Energy Information Administration (EIA), Selat Malaka saat ini menduduki peringkat pertama sebagai jalur perdagangan minyak tersibuk di dunia.

Volume minyak yang melintasi Selat Malaka mencapai 23,2 juta barel per hari, yang mencakup 29,1% dari total perdagangan minyak global.

Angka ini menempatkan Selat Malaka di atas Selat Hormuz yang berada di posisi kedua dengan volume 20,9 juta barel per hari atau setara dengan 26,2% perdagangan dunia.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.090 per Dolar AS Imbas Lonjakan Harga Minyak Dunia

Berikut adalah daftar delapan jalur perdagangan minyak tersibuk di dunia berdasarkan volume harian:

  1. Selat Malaka: 23,2 juta barel/hari (29,1% perdagangan global).

  2. Selat Hormuz: 20,9 juta barel/hari (26,2% perdagangan global).

  3. Cape of Good Hope: 9,1 juta barel/hari (11,4% perdagangan global).

  4. Selat Denmark: 4,9 juta barel/hari (6,1% perdagangan global).

  5. Terusan Suez & SUMED: 4,9 juta barel/hari (6,1% perdagangan global).

  6. Bab el-Mandeb: 4,2 juta barel/hari (5,3% perdagangan global).

  7. Selat Dardanelles: 3,7 juta barel/hari (4,6% perdagangan global).

  8. Terusan Panama: 2,3 juta barel/hari (2,9% perdagangan global).

Dominasi Selat Malaka dan Selat Hormuz menunjukkan bahwa lebih dari separuh distribusi minyak mentah dunia sangat bergantung pada stabilitas keamanan di kedua titik transit utama tersebut.

Baca Juga: Konflik Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Meroket

(Mira)