4. Menurunnya Daya Beli Masyarakat (Purchasing Power)
Ketika harga-harga kebutuhan pokok mulai naik sementara penghasilan atau gaji tetap, secara otomatis daya beli masyarakat akan menurun.
Masyarakat cenderung akan lebih selektif dalam berbelanja dan mulai mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan tersier atau hiburan. Hal ini bisa berdampak pada lesunya roda perekonomian di tingkat ritel dan UMKM.
5. Biaya Wisata ke Luar Negeri dan Pendidikan Jadi Lebih Mahal
Bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan ke luar negeri atau memiliki keluarga yang menempuh pendidikan di mancanegara, pelemahan rupiah adalah kabar buruk.
Nilai tukar yang tinggi membuat biaya tiket pesawat internasional, biaya hidup di luar negeri, hingga biaya kuliah dalam kurs asing menjadi jauh lebih mahal dari anggaran semula.
Menghadapi situasi ini, bijak dalam mengatur prioritas pengeluaran dan mulai melirik produk-produk lokal bisa menjadi strategi cerdas agar kondisi finansial keluarga tetap stabil.
Baca Juga: Safari Ramadan di Rasau Jaya, Masjid Al Hidayah Terima Bantuan Ratusan Juta Rupiah
(Mira)
















