Terpilih Secara Aklamasi, Ichfany Resmi Pimpin DPD Golkar Kalbar

"Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalimantan Barat di Pontianak resmi menetapkan Ichfany secara aklamasi sebagai Ketua DPD periode terbaru. "
Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalimantan Barat di Pontianak resmi menetapkan Ichfany secara aklamasi sebagai Ketua DPD periode terbaru. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat resmi menetapkan Ichfany sebagai Ketua DPD yang baru.

Ia terpilih secara aklamasi dalam persidangan yang digelar di Hotel Golden Tulip Pontianak pada Sabtu (7/3/2026).

Agenda konsolidasi lima tahunan partai berlambang pohon beringin tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Wihaji.

Sementara itu, jalannya persidangan Musda dipimpin oleh Hakim Kamarudin yang ditugaskan khusus oleh pengurus pusat.

Baca Juga: Dalih Trauma Orba Golkar vs Data LSI: 84% Gen Z Tolak Keras Pilkada via DPRD

Dalam forum musyawarah tersebut, Ketua DPD Golkar Kalbar periode 2020–2025, Maman Abdurrahman, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusannya.

Laporan tersebut diterima dengan baik oleh seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas berbagai capaian selama masa kepemimpinannya.

Selain agenda pemilihan ketua, sidang-sidang komisi dalam Musda XI juga berhasil merumuskan dan menetapkan sejumlah program kerja strategis.

Program-program ini akan menjadi amanah organisasi bagi kepengurusan yang baru.

Pascapenetapan, Ichfany yang diketahui merupakan alumni Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura tersebut akan didampingi oleh tim formatur.

Tim ini terdiri dari Wihaji, Beby Nailufa, Heri Mustamin, dan Kuswandi.

Tim formatur diberikan tenggat waktu selama satu bulan untuk menyusun komposisi kepengurusan harian serta Dewan Pertimbangan DPD Golkar Kalbar.

Setelah susunan pengurus ini rampung, mereka diharapkan dapat segera dilantik.

Pelantikan yang cepat dinilai krusial agar pengurus baru bisa segera menyiapkan langkah-langkah strategis partai.

Terutama dalam menghadapi Pemilu Legislatif pada tahun 2029 mendatang yang dipandang sebagai tantangan politik yang tidak ringan.

Menanggapi kelancaran pelaksanaan Musda XI, anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Mei Purwowidodo, menilai agenda ini menghadirkan paradigma baru dalam dinamika internal partai di daerah.

Ia menyebut Musda kali ini lebih terasa sebagai ajang konsolidasi yang riang gembira tanpa menonjolkan kubu yang menang ataupun kalah.

“Semua pihak fokus pada satu tujuan bersama, yaitu bagaimana membesarkan Partai Golkar ke depan serta memenangkan hati rakyat dalam kontestasi Pileg 2029,” ujarnya.

Baca Juga: Mau Main Padel Murah di Lapangan Golkar? Bahlil: Gampang, Jadi Kader Dulu

(Mira)