Indonesia Pesan 6 Kapal Selam Mini DGK dari Drass Italia untuk Perkuat Pertahanan Bawah Laut

Indonesia Pesan 6 Kapal Selam Mini DGK dari Drass Italia untuk Perkuat Pertahanan Bawah Laut. (Dok. Ist)
Indonesia Pesan 6 Kapal Selam Mini DGK dari Drass Italia untuk Perkuat Pertahanan Bawah Laut. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, JAKARTA Kementerian Pertahanan terus memperkuat pertahanan bawah laut nasional melalui kerja sama strategis dengan perusahaan asal Italia, DRASS, untuk pengadaan enam unit kapal selam DGK generasi baru.

Baca Juga: Perkuat Pertahanan Nuklir, Macron Umumkan Kapal Selam “Invincible” dan Strategi Baru

Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan “Perjanjian Kerangka Kerja untuk Kapal Selam DGK” antara Republik Palindo Indonesia dan Drass dalam pameran IDEX 2025 di UEA pada 17 Februari.

Melalui kesepakatan ini, Indonesia akan menjadi pelanggan pertama di dunia untuk kapal selam kompak tersebut, yang diharapkan mampu meningkatkan daya deteksi dan pencegahan bawah laut di wilayah perairan kepulauan.

Kapal selam DGK ini memiliki dimensi panjang 34,5 meter dan lebar 3,4 meter dengan bobot sekitar 270 ton saat terendam.

Meski berukuran mini dibandingkan kapal selam konvensional, desainnya yang kompak dan penggunaan konfigurasi X rudder membuatnya sangat sulit dideteksi oleh sonar dan memiliki manuver optimal di perairan terbatas.

Baca Juga: Kemenhan Luncurkan KSOT, Indonesia Negara Ke-4 Produsen Kapal Selam Otonom

Keunggulan Teknis dan Persenjataan

Kapal selam ini dirancang untuk beroperasi di kedalaman lebih dari 200 meter dan tetap aman pada kedalaman dangkal hingga 20 meter.

Untuk mobilitas, DGK dilengkapi baterai lithium-ion yang mampu mencapai kecepatan maksimum 15 knot saat terendam dan memiliki jangkauan jelajah hingga lebih dari 2.000 mil laut.

Dari sisi persenjataan dan fungsionalitas, fasilitas ini mampu: