100 Petugas DLH Diterjunkan, 13 Truk Angkut Tumpukan Sampah Cap Go Meh Singkawang 2577 Kongzili

Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang bergerak cepat membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah sisa perayaan festival Cap Go Meh.
Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang bergerak cepat membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah sisa perayaan festival Cap Go Meh. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah bergerak cepat melakukan operasi kebersihan usai perhelatan Festival Cap Go Meh 2577 Kongzili.

Sebanyak 100 petugas kebersihan secara resmi diturunkan ke lapangan guna menyingkirkan sampah Cap Go Meh Singkawang pada Selasa (3/3/2026).

Baca Juga: Jaga Kebersihan Rute Pawai Cap Go Meh, DLH Singkawang Sebar 100 Tempat Sampah

Operasi pembersihan skala besar pasca-festival tahunan ini didukung penuh oleh kehadiran delapan armada truk pengangkut sampah. Langkah taktis ini diambil oleh instansi terkait untuk memastikan kondisi fasilitas umum kota dapat segera kembali bersih dan nyaman bagi masyarakat yang melintas.

Kepala UPT Pengelolaan Sampah DLH Singkawang, Dedi Wahyudi, memaparkan strategi penanganan kebersihan selama berlangsungnya acara budaya tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah antisipasi dengan menyediakan 100 tong sampah di sekitar lokasi acara. Strategi penyediaan tempat pembuangan ini dinilai berjalan cukup efektif di lapangan.

Walaupun ratusan fasilitas telah disebar, Dedi menyayangkan masih adanya sampah Cap Go Meh Singkawang yang berserakan di beberapa ruas jalan. Ia menyoroti bahwa kondisi tersebut terjadi akibat kurangnya kesadaran lingkungan dari sebagian pengunjung acara.

“100 tempat sampah yang kita sediakan memang sudah dimanfaatkan warga secara maksimal, tapi masih ada penonton yang belum memiliki kesadaran akan pentingnya kebersihan sehingga di beberapa ruas jalan sampahnya berserakan,” ujar Dedi.

Menanggapi masih adanya perilaku membuang kotoran sembarangan tersebut, Dedi menegaskan bahwa aspek kebersihan lingkungan menjadi gerbang utama dalam menarik minat wisatawan.

Baca Juga: Amankan Cap Go Meh dan Ramadan Fair, 41 CCTV Kota Singkawang Bersiaga Penuh

Menurutnya, kebersihan tata kota akan berbanding lurus dan mendukung penuh kemajuan sektor ekonomi serta roda pariwisata di Kota Singkawang.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian lingkungan agar setiap ajang yang digelar selalu mendapatkan respons yang positif dari para pengunjung.