Faktakalbar.id, KUWAIT – Militer Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa tiga jet tempur F-15E Strike Eagle miliknya jatuh di atas wilayah udara Kuwait akibat insiden “tembakan salah sasaran” atau friendly fire.
Baca Juga: Indonesia Jajaki Pembelian 40 Jet Tempur JF-17 Thunder dari Pakistan
Peristiwa ini terjadi di tengah pertempuran aktif dalam rangkaian Operasi Epic Fury, yakni operasi gabungan Israel-Amerika terhadap Iran.
Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam pernyataan resminya menjelaskan bahwa jet-jet tersebut sedang menjalankan misi dukungan operasi ketika secara tidak sengaja menjadi sasaran pertahanan udara Kuwait.
Insiden ini terjadi saat wilayah udara tersebut dipenuhi oleh serangan pesawat, rudal balistik, dan drone dari pihak Iran.
“Tiga pesawat F-15E Strike Eagle AS yang terbang untuk mendukung Operasi Epic Fury jatuh di atas Kuwait karena insiden tembakan salah sasaran,” tulis CENTCOM dalam keterangannya sebagaimana dilansir dari Al-Jazeera, Senin (02/03/26).
Pihak militer AS memastikan bahwa seluruh awak pesawat yang berjumlah enam orang berhasil menyelamatkan diri.
Mereka telah dievakuasi dan saat ini dalam kondisi stabil setelah melontarkan diri sesaat sebelum pesawat jatuh.
Baca Juga: Antisipasi Serangan, Italia Kaji Operasi Pesawat F-35 dari Jalan Raya
















